-->

Notification

×

GP Ansor Wonoasih Dampingi Korban Begal Pedagang Tempe, Salurkan Bantuan Hukum dan Galang Solidaritas

Kamis, 09 Juli 2026 | Juli 09, 2026 WIB | Last Updated 2026-07-09T08:33:15Z
Probolinggo – Aksi pembegalan yang menimpa seorang pedagang tempe di wilayah Kecamatan Wonoasih memantik kepedulian dari Pimpinan Anak Cabang (PAC) GP Ansor Wonoasih. Organisasi kepemudaan tersebut bergerak cepat dengan memberikan pendampingan hukum, dukungan moral, serta menggalang solidaritas untuk membantu korban yang kehilangan kendaraan sebagai sarana mencari nafkah.

Korban diketahui bernama Sofi (28), seorang pedagang tempe yang menjadi korban pembegalan pada dini hari saat hendak berangkat menuju Pasar Wonoasih. Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 05.00 WIB di kawasan sekitar Makam Cina Wonoasih, tepatnya di sisi selatan jembatan.

Menurut keterangan korban, dirinya dipepet oleh dua orang pelaku yang mengendarai sepeda motor. Salah seorang pelaku kemudian memukul bagian kepala korban. Beruntung, benturan tersebut dapat diredam karena korban mengenakan helm. Setelah itu, pelaku mencabut kunci kontak sepeda motor, sementara dari arah belakang muncul dua pelaku lain yang berboncengan dan diduga membawa senjata tajam jenis celurit.
Akibat kejadian tersebut, sepeda motor Honda Beat warna hitam tahun 2023 milik korban berhasil dibawa kabur oleh para pelaku. Kendaraan itu merupakan alat transportasi utama yang digunakan korban untuk menjalankan aktivitas berdagang setiap hari.

Mendapatkan informasi mengenai peristiwa tersebut, PAC GP Ansor Wonoasih segera mengunjungi kediaman korban di RT 03 RW 05, Kelurahan Sumber Taman. Kunjungan tersebut diwakili oleh Sahabat Saihul Imam bersama Wakil Ketua I PAC GP Ansor Wonoasih sebagai bentuk kepedulian terhadap warga yang tengah mengalami musibah.

Pendampingan yang diberikan tidak berhenti pada dukungan moral. PAC GP Ansor Wonoasih juga memberikan bantuan hukum kepada korban agar proses pelaporan dan penanganan perkara dapat berjalan secara optimal. Langkah tersebut merupakan tindak lanjut atas arahan Ketua PC GP Ansor Kota Probolinggo, Salamul Huda, yang meminta seluruh jajaran memberikan pendampingan penuh kepada korban.

Sebagai bentuk solidaritas sosial, GP Ansor Wonoasih turut menginisiasi penggalangan donasi guna membantu meringankan beban ekonomi korban. Kehilangan kendaraan operasional dinilai berdampak langsung terhadap kemampuan korban dalam mencari nafkah untuk keluarganya.

Di sisi lain, GP Ansor Wonoasih juga memberikan perhatian serius terhadap aspek pencegahan. Organisasi ini menilai kawasan sekitar Makam Cina Wonoasih memerlukan penanganan lebih intensif mengingat lokasi tersebut kerap dikaitkan dengan aksi kriminalitas jalanan.

Melalui momentum ini, PAC GP Ansor Wonoasih mendorong pemerintah kecamatan bersama Pemerintah Kota Probolinggo dan aparat keamanan untuk memperkuat langkah-langkah preventif. Upaya yang diusulkan antara lain peningkatan penerangan jalan umum, pemasangan kamera pengawas (CCTV) di titik-titik rawan, serta intensifikasi patroli keamanan pada jam-jam rawan aktivitas masyarakat.

GP Ansor berharap sinergi antara pemerintah, aparat penegak hukum, dan masyarakat dapat menciptakan lingkungan yang lebih aman sehingga warga, khususnya para pekerja yang beraktivitas sejak dini hari, dapat menjalankan pekerjaannya tanpa rasa khawatir. Sikap cepat dalam memberikan pendampingan kepada korban juga menjadi bagian dari komitmen GP Ansor untuk terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya melalui kegiatan keagamaan dan kepemudaan, tetapi juga dalam aksi sosial dan kemanusiaan ketika warga membutuhkan.
×
Berita Terbaru Update
Lapor Portal

Dukung Portal Probolinggo

QRIS Portal Probolinggo

Scan kode QRIS di atas untuk berdonasi

💸
Scan QRIS untuk Donasi

QRIS Portal Probolinggo

-->