PROBOLINGGO - Aksi teror pelemparan bondet atau bom ikan kembali terjadi di Kota Probolinggo. Kali ini, rumah milik seorang debt collector bernama Indra Kurniawan (40), yang berada di Jalan Ir. Juanda, Kelurahan Tisnonegaran, Kecamatan Kanigaran, menjadi sasaran pelemparan bahan peledak rakitan pada Sabtu (16/5/2026) tengah malam.
Ledakan keras yang terjadi di depan rumah korban sontak membuat warga sekitar panik dan berhamburan keluar rumah. Suara dentuman yang terdengar cukup keras memecah suasana malam dan menggegerkan lingkungan permukiman.
Aksi pelaku terekam kamera CCTV yang terpasang di rumah korban. Dalam rekaman terlihat tiga orang pelaku datang menggunakan dua sepeda motor. Dua pelaku berboncengan dengan sepeda motor jenis sport, sementara satu pelaku lainnya mengendarai motor secara terpisah.
Salah satu pelaku yang dibonceng terlihat melempar bondet ke arah rumah korban. Benda peledak tersebut menghantam pintu garasi sebelum memantul ke jalan dan meledak. Kepulan asap tebal langsung menyelimuti area depan rumah.
“Saya kaget sekali, suaranya keras seperti ledakan besar,” ujar Indra kepada wartawan.
Saat kejadian, Indra mengaku sedang tidur bersama keluarganya di dalam rumah. Ia baru mengetahui rumahnya menjadi sasaran pelemparan bondet setelah keluar rumah dan memeriksa rekaman kamera pengawas.
“Awalnya saya tidur, terus tiba-tiba dengar suara ledakan keras sekali. Setelah keluar ternyata depan rumah sudah berasap,” katanya.
Korban mengaku tidak menyangka rumahnya menjadi target aksi teror tersebut.
“Saya tahunya setelah lihat CCTV. Ternyata memang dilempar ke arah rumah saya,” imbuhnya.
Tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Namun ledakan bondet sempat membuat warga sekitar ketakutan karena suara dentuman yang cukup kuat terdengar hingga beberapa rumah di sekitar lokasi.
Petugas gabungan dari Polres Probolinggo Kota yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Polisi juga mengamankan rekaman CCTV serta meminta keterangan sejumlah saksi guna mengungkap identitas para pelaku.
Pawas Piket Polres Probolinggo Kota, Ipda Farouk Rahmad Hidayat, mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan intensif terkait aksi teror tersebut. Polisi kini memburu para pelaku yang melarikan diri usai melakukan pelemparan bondet.
Dilansir dari portaljtv.com.