Notification

×

Iklan

Iklan

Rubrik Terpopuler

Nur Hasanah Ajak Generasi Muda Krucil Isi Kemerdekaan dengan Semangat Kebersamaan dan Pembangunan

Senin, 17 Agustus 2026 | Agustus 17, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-08-17T07:42:31Z


PROBOLINGGO  - Momentum peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kecamatan Krucil, Kabupaten Probolinggo, menjadi ruang untuk memperkuat semangat kebangsaan sekaligus meneguhkan keterlibatan generasi muda dalam pembangunan daerah.

Pesan tersebut disampaikan anggota DPRD Kabupaten Probolinggo, Nur Hasanah, saat menghadiri upacara HUT ke-81 RI yang digelar di Lapangan Cemoro Sewu, Kecamatan Krucil, Senin (17/8/2026).

Kehadiran Nur Hasanah bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimca), TNI-Polri, pemerintah desa, tenaga kesehatan, lembaga pendidikan, pelajar, dan sejumlah tamu undangan menjadi bagian dari kebersamaan berbagai elemen masyarakat dalam memperingati Hari Kemerdekaan.

Menurut Nur Hasanah, peringatan 17 Agustus tidak semestinya berhenti pada kegiatan seremonial. Kemerdekaan harus diterjemahkan dalam kerja nyata yang memberi manfaat bagi masyarakat, sekaligus menjadi momentum memperkuat persatuan di tengah kehidupan sosial.

“Peringatan Hari Kemerdekaan bukan hanya momentum untuk mengenang perjuangan para pahlawan, tetapi juga menjadi pengingat bagi kita semua untuk mengisi kemerdekaan dengan pembangunan yang benar-benar dirasakan masyarakat,” ujar Nur Hasanah.

Ia juga mengapresiasi keterlibatan pemerintah kecamatan, TNI-Polri, pemerintah desa, tenaga pendidik, serta generasi muda dalam pelaksanaan upacara HUT ke-81 RI di Kecamatan Krucil.

“Saya mengapresiasi keterlibatan pemerintah kecamatan, TNI-Polri, pemerintah desa, para guru dan terutama generasi muda dalam upacara HUT ke-81 RI di Kecamatan Krucil ini,” katanya.

Dalam pelaksanaan upacara, unsur pelajar mendapat peran penting. Pasukan pengibar bendera melibatkan siswa dari SMA Negeri 1 Krucil, MA Sunan Giri Krucil, dan SMA Zainul Hasan 2 Tambelang.

Bagi Nur Hasanah, keterlibatan pelajar tersebut memiliki makna lebih luas dari sekadar menjadi bagian dari rangkaian upacara. Generasi muda, menurutnya, merupakan penerus nilai perjuangan sekaligus kelompok yang akan menentukan arah pembangunan daerah di masa mendatang.

“Keterlibatan pelajar sangat penting karena semangat kebangsaan harus terus diwariskan kepada generasi berikutnya,” tuturnya.

Karena itu, ia berharap peringatan kemerdekaan dapat menjadi sarana pendidikan kebangsaan yang terus hidup di tengah masyarakat, terutama bagi generasi muda.

“Kami berharap semangat kebersamaan yang terlihat pada momentum 17 Agustus ini juga menjadi energi untuk membangun Kecamatan Krucil dan Kabupaten Probolinggo ke arah yang lebih baik,” lanjut Nur Hasanah.

Upacara HUT ke-81 RI di Kecamatan Krucil dipimpin langsung Camat Krucil Febryailham Hidayat, S.T., M.M., yang bertindak sebagai inspektur upacara sekaligus Ketua Panitia Peringatan Hari Besar Nasional (PHBN) Kecamatan Krucil.

Pelaksanaan upacara juga melibatkan Koramil Krucil, Yonif TP 836/Brahma Yodha, kepolisian, jajaran pemerintah desa, lembaga pendidikan serta para pelajar.

Tiga pelajar yang bertugas sebagai pengibar Sang Merah Putih yakni Rizky Dwi Saputra dari SMA Zainul Hasan 2 Tambelang, Reza Dwi Kurniawan dari SMA Negeri 1 Krucil, dan Rizal Maulana dari MA Sunan Giri Krucil. Sementara Hotijah Meilani, siswi SMA Zainul Hasan 2 Tambelang, dipercaya sebagai pembawa baki bendera.

Camat Krucil Febryailham Hidayat mengatakan, peringatan HUT ke-81 RI di wilayahnya diselenggarakan melalui kolaborasi berbagai unsur dan tidak hanya berpusat pada pelaksanaan upacara.

Sejumlah kegiatan juga disiapkan untuk melibatkan masyarakat dan pelajar, di antaranya gerak jalan tingkat SD, SMP dan SMA, serta karnaval pelajar. Rangkaian kegiatan dijadwalkan berlangsung hingga 27 Agustus 2026.

Bagi Nur Hasanah, semangat gotong royong yang tampak dalam peringatan kemerdekaan tersebut merupakan modal sosial yang perlu terus dijaga.

Ia menilai pembangunan daerah membutuhkan keterlibatan banyak pihak, tidak hanya pemerintah dan lembaga politik, tetapi juga masyarakat, lembaga pendidikan, generasi muda, serta berbagai unsur yang hidup di tengah masyarakat.

Momentum 17 Agustus, menurutnya, harus menjadi pengingat bahwa kemerdekaan yang diwariskan para pendiri bangsa membawa tanggung jawab bagi setiap generasi untuk melanjutkannya melalui kerja, pendidikan, pelayanan publik, dan pembangunan yang berpihak pada kepentingan masyarakat.

Kehadiran Nur Hasanah dalam peringatan HUT ke-81 RI di Krucil sekaligus menunjukkan pentingnya keterhubungan antara wakil rakyat dan masyarakat dalam berbagai momentum sosial dan kebangsaan di daerah.

Peringatan kemerdekaan di Lapangan Cemoro Sewu tersebut pun tidak hanya menjadi seremoni pengibaran Sang Merah Putih, tetapi juga menjadi ruang perjumpaan antara pemerintah, wakil rakyat, aparat, lembaga pendidikan dan masyarakat dalam memperkuat semangat persatuan serta optimisme membangun Kabupaten Probolinggo.(IN)
×
Berita Terbaru Update