-->

Notification

×

Dua Bocah Tenggelam di Sungai Pancar Gelagas Paiton, Satu Meninggal Dunia, Satu Masih Dalam Pencarian

Sabtu, 21 Februari 2026 | Februari 21, 2026 WIB | Last Updated 2026-02-21T12:15:02Z

PAITON - Peristiwa tragis terjadi di aliran Sungai Pancar Gelagas, Dusun Kalianyar 3, Desa Sidodadi, Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo, Sabtu (21/2/2026) sekitar pukul 12.30 WIB. Dua anak dilaporkan hanyut dan tenggelam saat mandi di sungai. Satu korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, sementara satu lainnya masih dalam pencarian.

Informasi yang dihimpun dari laporan Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) BPBD Kabupaten Probolinggo menyebutkan, kejadian bermula ketika empat anak bermain dan mandi di sungai tersebut. Diduga arus sungai yang cukup deras menyeret dua anak hingga tenggelam.

Kedua korban diketahui bernama Naura (9), warga Desa Sumberanyar, dan Virsa (9), warga Desa Sidodadi. Korban atas nama Naura ditemukan oleh warga yang berada di sekitar lokasi, tepatnya di dekat muara sungai. Anak tersebut segera dilarikan ke Puskesmas Jabung Sisir. Namun, dalam perjalanan menuju fasilitas kesehatan, korban dinyatakan meninggal dunia.

Jenazah Naura kemudian dibawa ke rumah duka di Desa Sumberanyar, Kecamatan Paiton, untuk disemayamkan. Sementara itu, hingga Sabtu sore, korban atas nama Virsa masih belum ditemukan dan proses pencarian terus dilakukan oleh tim gabungan.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Probolinggo melalui Pusdalops PB menyatakan bahwa pihaknya langsung berkoordinasi dengan berbagai unsur terkait setelah menerima laporan kejadian. Tim BPBD bersama Camat Paiton, Polsek Paiton, Pemerintah Desa Sidodadi, serta warga setempat turun ke lokasi untuk melakukan asesmen, pendataan, dan pencarian korban.

Selain itu, BPBD Kabupaten Probolinggo juga telah berkoordinasi dengan Basarnas Pos Jember dan Banyuwangi guna memperkuat upaya pencarian. Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD dikerahkan untuk menyisir aliran sungai dan area sekitar lokasi kejadian.

Peristiwa ini menambah daftar insiden kecelakaan air yang melibatkan anak-anak di wilayah Probolinggo. Masyarakat diimbau untuk meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak-anak, terutama di sekitar sungai atau perairan terbuka yang berpotensi berbahaya, terlebih pada musim hujan ketika debit dan arus air cenderung meningkat.

Hingga berita ini diturunkan, proses pencarian terhadap satu korban yang masih hilang terus berlangsung. Pihak berwenang mengimbau warga untuk tidak mendekati lokasi pencarian guna memberikan ruang bagi tim evakuasi dalam menjalankan tugasnya secara optimal.(ma/ko)


×
Berita Terbaru Update
Lapor Portal

Dukung Portal Probolinggo

QRIS Portal Probolinggo

Scan kode QRIS di atas untuk berdonasi

💸
Scan QRIS untuk Donasi

QRIS Portal Probolinggo

-->