-->

Notification

×

Faisol Riza: Gejolak Global Uji Ketahanan Ekonomi, PKB Diminta Hadir Nyata untuk Rakyat

Minggu, 29 Maret 2026 | Maret 29, 2026 WIB | Last Updated 2026-03-29T08:20:27Z

Wakil Menteri Perindustrian yang juga Wakil Ketua DPP PKB, Faisol Riza, menegaskan bahwa situasi global saat ini tengah berada dalam kondisi yang tidak stabil dan berdampak langsung terhadap kehidupan masyarakat hingga ke tingkat desa. Hal tersebut disampaikannya saat memberikan sambutan dalam Musyawarah Cabang (Muscab) PKB Kabupaten Probolinggo, yang digelar di Pondok Pesantren Badridduja, Kraksaan, Sabtu (28/3/2026).Dalam pidatonya, Faisol Riza mengawali dengan mengajak seluruh kader untuk membangun kesadaran kolektif terhadap tantangan global yang sedang dihadapi. Ia menekankan bahwa dunia saat ini sedang berada dalam tekanan geopolitik yang serius, khususnya akibat konflik di kawasan Timur Tengah yang melibatkan sejumlah kekuatan besar seperti Amerika Serikat, Israel, Iran, serta negara-negara Teluk.

“Dunia hari ini tidak sedang baik-baik saja. Ketegangan geopolitik yang terjadi telah memicu instabilitas global yang berdampak luas, terutama pada sektor ekonomi,” ujar Faisol.

Ia menjelaskan bahwa konflik tersebut telah mendorong lonjakan harga energi dunia yang signifikan, bahkan mencapai kisaran lebih dari 100 dolar Amerika Serikat per barel. Kondisi ini, lanjutnya, tidak hanya memicu kenaikan harga energi, tetapi juga mengganggu distribusi global dan memperbesar ketidakpastian ekonomi.Lebih lanjut, Faisol mengungkapkan bahwa sejumlah negara telah mengambil langkah darurat untuk menjaga stabilitas energi domestik. Negara seperti Filipina dan Malaysia mulai mengurangi subsidi energi, sementara Thailand menerapkan kebijakan kerja dari rumah (WFH) untuk efisiensi konsumsi energi. Bahkan, Bangladesh telah menetapkan status darurat energi.

Menurutnya, dampak dari krisis global tersebut tidak akan berhenti di level internasional semata, melainkan akan merembet hingga ke tingkat nasional dan lokal, termasuk ke daerah dan desa.“Dampaknya sampai ke Indonesia, sampai ke daerah, bahkan sampai ke dapur masyarakat. Harga kebutuhan pokok berpotensi naik, biaya hidup semakin berat, dan ruang ekonomi rakyat bisa semakin sempit,” tegasnya.

Dalam situasi tersebut, Faisol Riza menekankan pentingnya kehadiran nyata partai politik, khususnya PKB, di tengah masyarakat. Ia mengingatkan bahwa rakyat tidak membutuhkan penjelasan yang rumit, melainkan tindakan konkret yang dapat dirasakan langsung.

“Dalam situasi seperti ini, rakyat tidak menunggu penjelasan panjang. Mereka hanya ingin tahu satu hal: siapa yang hadir membantu mereka. Yang dicari rakyat bukan sekadar narasi, tetapi kehadiran nyata,” pungkasnya.

Pernyataan tersebut sekaligus menjadi penegasan arah politik dan peran sosial PKB ke depan, agar tidak hanya menjadi kekuatan elektoral, tetapi juga menjadi solusi konkret bagi masyarakat di tengah tekanan global yang semakin kompleks.(IN)


×
Berita Terbaru Update
Lapor Portal

Dukung Portal Probolinggo

QRIS Portal Probolinggo

Scan kode QRIS di atas untuk berdonasi

๐Ÿ’ธ
Scan QRIS untuk Donasi

QRIS Portal Probolinggo

-->