-->

Notification

×

Tragedi di Ranu Betok, Dua Pemuda Tiris Meninggal Dunia Usai Tenggelam Saat Bermain Air

Jumat, 05 Juni 2026 | Juni 05, 2026 WIB | Last Updated 2026-06-05T08:57:44Z

 

Gambar :Istimewa

PROBOLINGGO - Suasana tenang di kawasan Ranu Betok, Kecamatan Tiris, Kabupaten Probolinggo, mendadak berubah menjadi kepanikan setelah dua pemuda dilaporkan tenggelam dan meninggal dunia, Jumat (5/6/2026).

Kedua korban diketahui berinisial A dan Y. Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi, keduanya diduga tenggelam saat bermain air bersama seorang rekannya di kawasan danau yang menjadi salah satu destinasi wisata alam di wilayah Kecamatan Tiris tersebut.

Peristiwa tragis itu bermula ketika tiga pemuda berada di sekitar Ranu Betok. Dua di antaranya turun ke air untuk bermain, sementara seorang rekannya memilih tetap berada di daratan.

Beberapa saat kemudian, kedua pemuda tersebut tidak kembali ke permukaan. Menyadari situasi yang tidak biasa, rekan korban panik dan berlari mencari bantuan warga di sekitar lokasi.

Warga yang menerima laporan segera menuju titik lokasi kejadian untuk memberikan pertolongan. Setelah dilakukan pencarian dan evakuasi, kedua korban berhasil ditemukan. Namun saat dievakuasi, kondisi keduanya sudah tidak sadarkan diri.

Korban kemudian dilarikan ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan penanganan medis. Sayangnya, nyawa keduanya tidak berhasil diselamatkan.

Kepala Puskesmas Tiris, Agus Nurawan W., saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp membenarkan bahwa kedua korban yang dievakuasi dari Ranu Betok telah dinyatakan meninggal dunia.

“Iya, kedua korban dinyatakan meninggal dunia,” ujarnya singkat.

Sementara itu, Kapolsek Tiris, IPTU Syamsul Arifin, S.H., juga membenarkan adanya kejadian tersebut. Saat dikonfirmasi, pihaknya menyampaikan masih berada di lokasi untuk melakukan penanganan dan pengumpulan keterangan dari sejumlah saksi.

“Masih ke TKP dan evakuasi teman-teman, Pak. Nanti ya,” ujar IPTU Syamsul Arifin melalui pesan WhatsApp.

Hingga berita ini diterbitkan, aparat kepolisian masih melakukan pendalaman untuk memastikan kronologi lengkap peristiwa tersebut. Belum diketahui secara pasti faktor yang menyebabkan kedua korban tenggelam.

Peristiwa ini menambah daftar kecelakaan air yang terjadi di kawasan perairan terbuka. Masyarakat diimbau untuk selalu mengutamakan keselamatan, terutama saat beraktivitas di danau, sungai, maupun lokasi wisata alam yang memiliki kedalaman dan kondisi perairan yang berisiko.

Redaksi masih berupaya menghimpun informasi lebih lanjut terkait identitas lengkap korban, proses penanganan pascakejadian, serta hasil penyelidikan resmi dari pihak kepolisian.(ma/ko)


×
Berita Terbaru Update
Lapor Portal

Dukung Portal Probolinggo

QRIS Portal Probolinggo

Scan kode QRIS di atas untuk berdonasi

💸
Scan QRIS untuk Donasi

QRIS Portal Probolinggo

-->