-->

Notification

×

PCNU Probolinggo Dorong Ranting NU Mandiri, Pengurus Muda Diharapkan Jadi Motor Organisasi

Sabtu, 04 Juli 2026 | Juli 04, 2026 WIB | Last Updated 2026-07-03T17:07:48Z
PROBOLINGGO – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Probolinggo mendorong seluruh pengurus ranting agar mampu berdaya dan mandiri dalam menjalankan roda organisasi. Harapan tersebut disampaikan dalam Musyawarah Ranting (Musran) Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) Desa Tunggak Cerme, Kecamatan Wonomerto, masa khidmat 2026-2031, Jumat (3/7/2026).

Kegiatan yang digelar di kediaman Ustaz Sulaiman, Desa Tunggak Cerme, itu berlangsung secara musyawarah dengan menggunakan hak suara para pengurus yang hadir. Musran dipimpin Saifuddin, S.Pd. sebagai pimpinan sidang dan Farid Abdullah sebagai sekretaris sidang.

Musran tersebut dihadiri jajaran Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Wonomerto, Ketua Tanfidziyah PCNU Kabupaten Probolinggo Teguh Mahameru Z., M.Pd.I., Bendahara PCNU Kabupaten Probolinggo, Kepala Desa Tunggak Cerme Musta'in, serta sejumlah badan otonom NU, di antaranya Ansor, Banser, dan IPNU Wonomerto.
Dalam sambutannya, Ketua Tanfidziyah PCNU Kabupaten Probolinggo, Teguh Mahameru, menegaskan bahwa badan otonom (Banom) merupakan garda terdepan Nahdlatul Ulama dalam menjalankan program organisasi dan pengabdian kepada masyarakat.

“Badan otonom adalah garda terdepan NU. Ranting harus memiliki program, berdaya, dan mandiri tanpa bergantung pada PCNU. Harapan kami besar karena pengurus yang terpilih masih didominasi generasi muda,” ujarnya.

Sementara itu, Rois Syuriah MWCNU Wonomerto, KH Abdul Malik Damanhuri, berharap kepengurusan baru dapat lebih aktif dibandingkan periode sebelumnya.

“Kami berharap kepengurusan yang baru lebih aktif dan mampu menjalankan program organisasi dengan baik sehingga memberikan manfaat bagi masyarakat,” katanya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Desa Tunggak Cerme, Musta'in, mengapresiasi pelaksanaan Musyawarah Ranting NU dan menyatakan dukungan penuh terhadap seluruh kegiatan Nahdlatul Ulama di desanya. Menurutnya, NU memiliki peran strategis dalam menjaga nilai-nilai keagamaan dan memperkuat kebersamaan di tengah masyarakat.
Hasil musyawarah menetapkan Ustaz Abdul Hasan sebagai Rois Syuriah PRNU Tunggak Cerme dan Ustaz Ilham sebagai Ketua Tanfidziyah PRNU Tunggak Cerme periode 2026-2031. Keduanya menggantikan kepengurusan sebelumnya yang dipimpin Ustaz Sulaiman sebagai Rois Syuriah dan Ustaz As'ad sebagai Ketua Tanfidziyah.

Dengan terbentuknya kepengurusan baru tersebut, PRNU Tunggak Cerme diharapkan mampu memperkuat program keagamaan, sosial, dan pemberdayaan masyarakat serta menjadi ranting yang mandiri dan berdaya dalam melayani umat.
×
Berita Terbaru Update
Lapor Portal

Dukung Portal Probolinggo

QRIS Portal Probolinggo

Scan kode QRIS di atas untuk berdonasi

💸
Scan QRIS untuk Donasi

QRIS Portal Probolinggo

-->