PROBOLINGGO – Muchlis memilih memfokuskan pengabdiannya untuk membesarkan Organisasi Olahraga Domino Indonesia (ORADO) Kabupaten Probolinggo daripada masuk dalam jajaran kepengurusan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Probolinggo. Baginya, keputusan tersebut bukan karena ingin mengambil jarak dari KONI, melainkan agar dapat lebih fokus membangun cabang olahraga domino menjadi olahraga prestasi yang memberi manfaat lebih luas bagi daerah.
Menurut Muchlis, ORADO yang kini telah menjadi bagian dari keluarga besar KONI memiliki peluang besar untuk berkembang sebagai cabang olahraga prestasi. Karena itu, ia ingin memusatkan perhatian pada pembinaan atlet, penguatan organisasi, serta penyelenggaraan berbagai kejuaraan yang mampu mengangkat nama Kabupaten Probolinggo.
"Olahraga terbukti memiliki banyak aspek dan dampak positif. Selain mampu mempersatukan berbagai pihak, olahraga juga menjadi sarana membina atlet berprestasi dan cabang olahraga yang telah membawa nama baik Kabupaten Probolinggo di tingkat regional maupun nasional," ujar Muchlis.
Ia menegaskan, keberadaan ORADO tidak hanya ditujukan untuk mencetak atlet domino yang mampu berprestasi, tetapi juga mengubah pandangan masyarakat bahwa domino merupakan cabang olahraga yang memiliki sistem pembinaan, sportivitas, dan jenjang kompetisi yang jelas.
Lebih jauh, Muchlis melihat olahraga memiliki dampak yang jauh melampaui prestasi. Penyelenggaraan kejuaraan olahraga dinilai mampu menciptakan perputaran ekonomi yang melibatkan pelaku UMKM, sektor kuliner, transportasi, hingga perhotelan.
"Selain mengharumkan nama daerah, olahraga juga mampu meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar melalui penyelenggaraan berbagai event. Dampaknya bukan hanya pada sektor ekonomi, tetapi juga mendorong berkembangnya industri pariwisata atau sport tourism," katanya.
Menurutnya, Kabupaten Probolinggo memiliki potensi besar mengembangkan konsep sport tourism dengan memadukan event olahraga dan potensi wisata yang dimiliki. Ke depan, ORADO diharapkan tidak hanya menjadi organisasi pembina atlet domino, tetapi juga mampu menghadirkan kejuaraan-kejuaraan yang menarik peserta dari berbagai daerah sehingga berdampak pada peningkatan kunjungan wisata dan perputaran ekonomi masyarakat.
Muchlis menambahkan, gagasan tersebut sejalan dengan arah pembangunan Pemerintah Kabupaten Probolinggo yang terus mendorong sektor pariwisata sebagai salah satu penggerak ekonomi daerah.
"Seperti yang sering disampaikan Gus Bupati, pengembangan pariwisata harus terus didorong. Kami berharap olahraga benar-benar menjadi sektor yang maju sehingga mampu mendukung berkembangnya industri pariwisata sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat," tuturnya.
Meski memilih fokus membesarkan ORADO, Muchlis memastikan dukungannya terhadap KONI Kabupaten Probolinggo tetap penuh. Menurutnya, setiap cabang olahraga memiliki tanggung jawab yang sama dalam mencetak atlet berprestasi dan mengharumkan nama daerah. Dengan sinergi yang kuat bersama KONI, ORADO optimistis mampu berkembang menjadi cabang olahraga yang tidak hanya berorientasi pada prestasi, tetapi juga memberikan dampak sosial, ekonomi, dan pariwisata bagi Kabupaten Probolinggo.