Probolinggo – Atmosfer kompetitif mewarnai pelaksanaan Turnamen Garda Bangsa Cup 2026 pada hari kedua yang digelar Sabtu (18/7/2026). Turnamen sepak bola yang menjadi bagian dari rangkaian Road to Hari Lahir (Harlah) ke-28 Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) tersebut kembali menyuguhkan pertandingan-pertandingan menarik dengan permainan terbuka, sportivitas tinggi, serta dukungan antusias masyarakat yang memadati lokasi pertandingan.
Pada pertandingan pertama, jalannya laga berlangsung cukup ketat sejak peluit awal dibunyikan. Kedua kesebelasan sama-sama menampilkan permainan menyerang dan saling menciptakan peluang. Namun, efektivitas penyelesaian akhir menjadi pembeda pada babak pertama.
Gol pertama dicetak oleh Jendi, pemain bernomor punggung 11, yang sukses memanfaatkan peluang untuk membawa timnya unggul. Tidak lama berselang, Yudi, yang mengenakan nomor punggung 7, turut mencatatkan namanya di papan skor melalui penyelesaian yang tenang sehingga memperbesar keunggulan timnya sebelum turun minum.
Selain diwarnai gol, pertandingan juga berlangsung dalam tensi tinggi. Wasit mengeluarkan kartu kuning kepada Farid, pemain bernomor punggung 4, setelah melakukan pelanggaran yang dinilai menghambat serangan lawan.
Dari kubu Putra Ranu Agung, pemain bernomor punggung 3, Dino, juga harus menerima kartu kuning akibat pelanggaran yang dilakukan dalam upaya menghentikan laju pemain lawan. Meski pertandingan berlangsung keras dalam beberapa momen, jalannya laga tetap terkendali hingga peluit panjang dibunyikan.
Sementara itu, pertandingan kedua mempertemukan Gembhel FC menghadapi Persebakti. Sejak awal pertandingan, Gembhel FC tampil lebih dominan dengan penguasaan bola yang baik serta serangan yang terorganisasi.
Keunggulan Gembhel FC dibuka melalui gol yang dicetak Eka, pemain bernomor punggung 9, yang berhasil menuntaskan peluang menjadi gol. Dominasi Gembhel FC berlanjut hingga Farik, pemain bernomor punggung 8, berhasil menggandakan keunggulan melalui penyelesaian yang efektif.
Hingga pertandingan berakhir, Gembhel FC sukses mempertahankan keunggulan dengan skor 2-0 atas Persebakti, sekaligus mengamankan poin penting untuk melangkah ke fase berikutnya dalam turnamen.
Ketua DKC Garda Bangsa Kabupaten Probolinggo, H. Badrul Kamal, S.H., sebelumnya menyampaikan bahwa penyelenggaraan Garda Bangsa Cup 2026 tidak hanya menjadi ajang kompetisi olahraga, tetapi juga sebagai wadah mempererat persaudaraan antarpemuda, meningkatkan semangat sportivitas, serta mencari bibit-bibit pesepak bola potensial di Kabupaten Probolinggo.
Turnamen yang merupakan bagian dari rangkaian Road to Harlah PKB ke-28 ini dijadwalkan terus menghadirkan pertandingan-pertandingan menarik dengan melibatkan klub-klub sepak bola dari berbagai wilayah di Kabupaten Probolinggo. Panitia berharap seluruh peserta dapat terus menjunjung tinggi nilai fair play sehingga kompetisi berlangsung aman, tertib, dan mampu menjadi hiburan sekaligus ajang pembinaan olahraga bagi masyarakat.