PROBOLINGGO – Sebuah truk mengalami kecelakaan tunggal hingga terguling di Jalan Raya Desa Tiris, Kabupaten Probolinggo, Senin (24/8/2026). Insiden yang diduga dipicu rem blong tersebut mengakibatkan seorang warga terluka dan sempat mengganggu arus lalu lintas.
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 11.15 WIB di ruas jalan menurun arah Pasar Tiris, tepatnya di sebelah selatan Kantor Pos Tiris. Truk diketahui melaju dari arah selatan atau kawasan yang lebih tinggi menuju utara.
Berdasarkan informasi awal yang diunggah Agus Subiyanto, admin Facebook Liputan D6, truk tersebut hilang kendali ketika melintasi jalur Tiris–Ranuagung. Kendaraan disebut sempat menghantam tebing di sisi kiri dan kanan jalan sebelum akhirnya terguling dan menutup badan jalan.
Kecelakaan itu sempat membuat pengguna jalan panik. Seorang penumpang mobil Daihatsu Xenia mengaku kendaraannya nyaris tertabrak truk yang melaju tak terkendali dari arah depan.
“Kami hampir saja tertabrak truk itu dari depan. Alhamdulillah, pengemudi masih sempat menghindar ke pinggir sebelum truk menabrak tebing dan terguling,” ujar penumpang tersebut sebagaimana disampaikan dalam laporan Liputan D6.
Berbeda dengan informasi awal yang menyebutkan tidak terdapat korban, hasil pengecekan kepolisian menyatakan satu warga mengalami luka dalam kejadian tersebut.
Kapolsek Tiris, IPTU Syamsul Arifin, mengatakan korban bernama B. Di Hayati, warga Dusun Krajan, Desa Tiris. Korban terlebih dahulu dibawa ke Puskesmas Tiris untuk mendapatkan penanganan medis, kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah Waluyo Jati Kraksaan.
“Diduga truk dari arah selatan atau atas menuju utara mengalami rem blong saat melintasi jalan menurun hingga terbalik. Dalam kejadian tersebut diduga terdapat satu orang korban,” kata Syamsul dalam keterangan tertulisnya.
Sejumlah personel piket Polsek Tiris langsung mendatangi tempat kejadian perkara. Sebagian petugas mengatur arus lalu lintas, sedangkan personel lainnya mengecek kondisi korban di Puskesmas Tiris.
Dengan bantuan masyarakat, truk yang terguling kemudian berhasil dipindahkan sehingga tidak lagi menghalangi badan jalan. Langkah tersebut dilakukan untuk mengurai kemacetan dan memulihkan arus lalu lintas di sekitar lokasi.
Syamsul menambahkan, Polsek Tiris telah berkoordinasi dengan Unit Penegakan Hukum Satuan Lalu Lintas Polres Probolinggo untuk menangani kecelakaan tersebut. Hingga laporan disampaikan, situasi di lokasi dinyatakan aman dan kondusif.
Penyebab pasti kecelakaan, termasuk dugaan kegagalan fungsi rem, masih memerlukan pemeriksaan lebih lanjut oleh petugas. Kondisi terkini korban juga belum dijelaskan secara terperinci.