Notification

×

Iklan

Iklan

Rubrik Terpopuler

Gempa M 7,7 Guncang NTT, Ibu dan Dua Anak Tertimbun Reruntuhan

Sabtu, 15 Agustus 2026 | Agustus 15, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-08-15T06:31:55Z
NTT, Portal Probolinggo- Gempa bumi berkekuatan magnitudo (M) 7,7 mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (15/8/2026). Guncangan tersebut menyebabkan sejumlah bangunan terdampak dan menimbulkan korban jiwa.
Dilansir detikBali, salah satu kejadian terjadi di Desa Liang Deruk, Kecamatan Lambaleda Timur, Kabupaten Manggarai Timur. Seorang perempuan bersama dua anaknya meninggal setelah tertimbun reruntuhan bangunan rumah akibat gempa.
Kasat Reskrim Polres Manggarai Timur Iptu Ahmad Zacky Shodri membenarkan adanya tiga korban meninggal dalam peristiwa tersebut.
"Ibu dan dua anak meninggal," ujar Zacky, Sabtu (15/8/2026), dikutip dari detikBali.
Hingga laporan tersebut diterbitkan, identitas ketiga korban belum diketahui. Warga bersama petugas melakukan evakuasi terhadap korban yang tertimbun material bangunan.
Dampak gempa juga dirasakan di Kabupaten Sikka. Berdasarkan laporan yang dilansir detikBali dari informasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), dua orang dilaporkan meninggal dunia dan satu orang mengalami luka-luka akibat bangunan yang terdampak gempa.
Salah satu korban diketahui bernama Meliana Nenong, perempuan berusia 54 tahun. Korban meninggal setelah tertimpa bangunan di kawasan Pelabuhan Lauren Say, Maumere.
Tim SAR gabungan kemudian mengevakuasi korban untuk dibawa ke RSUD TC Hillers Maumere.
Sementara itu, gempa utama disebut berpusat di wilayah Kabupaten Nagekeo, NTT. BMKG mencatat adanya sejumlah gempa susulan setelah gempa utama terjadi.
Hingga kini, petugas masih melakukan pendataan terhadap jumlah korban dan kerusakan bangunan di sejumlah wilayah terdampak.
Masyarakat diimbau tetap waspada terhadap potensi gempa susulan serta mengikuti informasi dan arahan resmi dari BMKG maupun pemerintah daerah.
×
Berita Terbaru Update