KRUCIL - Upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kecamatan Krucil, Kabupaten Probolinggo, berlangsung khidmat di Lapangan Cemoro Sewu, Senin (17/8/2026).
Upacara pengibaran Sang Merah Putih tersebut melibatkan berbagai unsur, mulai dari Pemerintah Kecamatan Krucil, TNI-Polri, pemerintah desa, lembaga pendidikan hingga para pelajar dari sejumlah sekolah di wilayah Kecamatan Krucil.
Camat Krucil, Febryailham Hidayat, S.T., M.M., bertindak sebagai inspektur upacara sekaligus Ketua Panitia Peringatan Hari Besar Nasional (PHBN) Kecamatan Krucil.
Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimca), jajaran pemerintah desa se-Kecamatan Krucil, unsur TNI dari Koramil Krucil dan Yonif TP 836/Brahma Yodha, kepolisian, tenaga kesehatan, kepala sekolah serta sejumlah tamu undangan.
Anggota DPRD Kabupaten Probolinggo, Nur Hasanah, juga tampak hadir mengikuti jalannya upacara peringatan kemerdekaan tersebut.
Berdasarkan susunan petugas upacara, Agus Hoirudin bertugas sebagai ajudan, sementara unsur TNI turut mengambil bagian dalam pelaksanaan upacara. Perwira upacara dipercayakan kepada Bambang Dwi Asmoro dari Koramil 0820-25/Krucil, sedangkan komandan upacara dijalankan Provo Adi Nugroho dari Yonif TP 836/Brahma Yodha.
Pembacaan teks Proklamasi dilakukan oleh Sutrisno, S.H., M.Pd, sementara Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 dibacakan Hisam Ashadi, S.Kep., M.Kep. Pembacaan doa dipercayakan kepada Mahfud Suhairi Luthfi, S.Pd.I., M.Pd.
Pasukan pengibar bendera melibatkan pelajar dari SMA Negeri 1 Krucil, MA Sunan Giri Krucil, dan SMA Zainul Hasan 2 Tambelang.
Adapun komandan Paskibra adalah Azzan Islam Maulana dari Yonif TP 836/Brahma Yodha. Sementara pembawa baki Sang Merah Putih dipercayakan kepada Hotijah Meilani, siswi SMA Zainul Hasan 2 Tambelang.
Tiga pelajar yang bertugas sebagai pengibar bendera masing-masing Rizky Dwi Saputra dari SMA Zainul Hasan 2 Tambelang, Reza Dwi Kurniawan dari SMA Negeri 1 Krucil, dan Rizal Maulana dari MA Sunan Giri Krucil.
Pengawalan bendera juga melibatkan tiga personel Yonif TP 836/Brahma Yodha, yakni Farid Fakhrudin, Muhammad Ali Gufron, dan Moch. Jefry Hardiansyah.
Camat Krucil Febryailham Hidayat, S.T., M.M. mengatakan, upacara tersebut menjadi bagian utama dari rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kecamatan Krucil.
“Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tahun ini kami pusatkan di Lapangan Cemoro Sewu. Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi berbagai unsur yang ada di Kecamatan Krucil,” ujar Febryailham.
Menurut dia, penyelenggaraan kegiatan tahun ini melibatkan banyak pihak, termasuk Yonif TP 836/Brahma Yodha, seluruh kepala desa, Polsek, Koramil serta lembaga pendidikan di Kecamatan Krucil.
“Kami berkolaborasi dengan Batalyon Brahma Yodha, pemerintah desa, Polsek, Koramil, serta melibatkan para pelajar dari sekolah-sekolah di Kecamatan Krucil, khususnya dalam pelaksanaan pasukan pengibar bendera,” katanya.
Febryailham menjelaskan, peringatan kemerdekaan di Kecamatan Krucil tidak hanya diwujudkan melalui upacara pengibaran bendera. Panitia PHBN juga telah menyiapkan sejumlah kegiatan dan perlombaan yang melibatkan masyarakat serta pelajar.
“Rangkaian kegiatan sudah kami mulai dengan beberapa perlombaan. Setelah upacara ini juga ada gerak jalan untuk tingkat SD, SMP dan SMA, kemudian karnaval pelajar serta kegiatan lainnya,” jelasnya.
Seluruh rangkaian peringatan HUT ke-81 RI di Kecamatan Krucil dijadwalkan berakhir pada 27 Agustus 2026, dengan kegiatan penutupan yang akan dilaksanakan di Kantor Kecamatan Krucil.
Sementara itu, anggota DPRD Kabupaten Probolinggo Nur Hasanah mengapresiasi pelaksanaan upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI yang melibatkan berbagai unsur masyarakat dan generasi muda.
“Peringatan Hari Kemerdekaan bukan hanya momentum untuk mengenang perjuangan para pahlawan, tetapi juga menjadi pengingat bagi kita semua untuk mengisi kemerdekaan dengan pembangunan yang benar-benar dirasakan masyarakat. Saya mengapresiasi keterlibatan pemerintah kecamatan, TNI-Polri, pemerintah desa, para guru dan terutama generasi muda dalam upacara HUT ke-81 RI di Kecamatan Krucil ini,” ujar Nur Hasanah.
Menurutnya, keterlibatan pelajar dalam kegiatan kemerdekaan memiliki arti penting dalam menanamkan nilai nasionalisme dan tanggung jawab kebangsaan sejak dini.
“Keterlibatan pelajar sangat penting karena semangat kebangsaan harus terus diwariskan kepada generasi berikutnya. Kami berharap semangat kebersamaan yang terlihat pada momentum 17 Agustus ini juga menjadi energi untuk membangun Kecamatan Krucil dan Kabupaten Probolinggo ke arah yang lebih baik,” katanya.
Pemerintah Kecamatan Krucil berharap rangkaian peringatan kemerdekaan tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi sarana memperkuat kebersamaan antara pemerintah, TNI-Polri, lembaga pendidikan dan masyarakat.
Keterlibatan pelajar dalam pelaksanaan upacara juga diharapkan dapat menumbuhkan kecintaan terhadap Tanah Air sekaligus memperkuat pemahaman generasi muda mengenai nilai perjuangan dan kemerdekaan bangsa.
Sementara itu, kehadiran berbagai unsur masyarakat dalam upacara di Lapangan Cemoro Sewu menjadi gambaran semangat gotong royong dalam memperingati 81 tahun kemerdekaan Indonesia di wilayah Kecamatan Krucil.(IN)