
PROBOLINGGO - Polres Probolinggo melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap personel yang bertugas mengamankan kawasan Gunung Bromo, Sabtu (15/8/2026). Pemeriksaan dilakukan setelah sejumlah personel sebelumnya terlibat dalam upaya pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan tersebut.
Pemeriksaan kesehatan dilakukan Tim Dokkes Polres Probolinggo untuk memastikan kondisi fisik personel tetap prima sebelum kembali menjalankan tugas pengamanan.

Aktivitas pemadaman karhutla dinilai membutuhkan stamina dan ketahanan fisik yang tinggi sehingga kondisi kesehatan petugas menjadi salah satu perhatian kepolisian.
Kapolres Probolinggo AKBP Asmida Rizki Siregar mengatakan, pemeriksaan tersebut merupakan bagian dari upaya menjaga kesehatan dan keselamatan personel setelah menjalankan tugas di lapangan.
“Setelah melaksanakan tugas pemadaman karhutla yang tentunya membutuhkan tenaga dan stamina, kami memastikan kondisi kesehatan personel tetap terjaga,” ujar Asmida, Sabtu.
Menurut dia, kesehatan personel menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung efektivitas pengamanan, khususnya di kawasan wisata Gunung Bromo yang membutuhkan kesiapsiagaan petugas dalam menghadapi berbagai kondisi lapangan.
“Kami ingin seluruh personel dapat bertugas secara optimal. Dengan kondisi fisik yang prima, personel akan lebih siap menghadapi berbagai situasi di lapangan, terutama dalam menjaga keamanan dan melayani masyarakat di kawasan Bromo,” katanya.

Dalam pemeriksaan tersebut, Tim Dokkes Polres Probolinggo melakukan pengecekan tekanan darah dan kondisi kesehatan dasar para personel. Petugas juga memberikan vitamin untuk membantu menjaga kebugaran setelah aktivitas pemadaman.
Berdasarkan hasil pemeriksaan, seluruh personel pengamanan Bromo yang menjalani pemeriksaan dinyatakan dalam kondisi sehat. Tidak ditemukan gangguan kesehatan yang membutuhkan penanganan lebih lanjut.
Polres Probolinggo menilai pemeriksaan berkala diperlukan untuk mengantisipasi gangguan kesehatan akibat kelelahan, terutama bagi personel yang menjalankan tugas dengan aktivitas fisik tinggi dan menghadapi kondisi lingkungan yang berpotensi memengaruhi stamina.
Selain memastikan kesiapan personel, langkah tersebut diharapkan dapat mendukung keberlangsungan pengamanan kawasan Bromo sehingga pelayanan terhadap masyarakat dan wisatawan tetap berjalan secara optimal.
Kesiapan fisik petugas menjadi penting mengingat kawasan Bromo merupakan salah satu destinasi wisata yang membutuhkan pengamanan dan pelayanan secara berkelanjutan, termasuk ketika terjadi kondisi darurat seperti kebakaran hutan dan lahan.
(IN)