-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Rumah Warga Racek Runtuh, Mobilisasi Dump Truck Proyek Condong - Segaran Kembali Disorot

Rabu, 26 Agustus 2026 | Agustus 26, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-08-26T16:19:24Z
PROBOLINGGO – Polemik penggunaan kendaraan berat dalam pengerjaan ruas jalan Condong - Segaran, Kabupaten Probolinggo, kembali mencuat. Sebuah rumah warga di Dusun Bukuan, Desa Racek, dilaporkan mengalami kerusakan pada bagian teras hingga runtuh pada Selasa, 25 Agustus 2026. Rumah tersebut milik Porminan (50). Ia menduga kerusakan bangunan berkaitan dengan getaran kendaraan berat pengangkut material proyek yang melintas tidak jauh dari rumahnya. Menurut Porminan, jarak rumahnya dengan jalan sekitar empat meter. Setiap dump truck berukuran besar melintas, kata dia, getaran terasa cukup kuat hingga ke dalam rumah. “Getarannya sangat terasa ke rumah,” ujar Porminan. Ia menceritakan, sebelum bagian teras runtuh, empat anak sempat berada di lokasi tersebut. Beruntung, keempatnya telah berpindah tempat sebelum genteng dan bagian teras ambruk. “Untung anak-anak sudah pindah sebelum genteng runtuh,” katanya. Selain persoalan getaran, Porminan juga mengeluhkan debu yang muncul akibat aktivitas kendaraan di jalur tersebut. Menurut dia, debu menempel pada rumah-rumah warga hingga membuat sejumlah genteng tampak memutih. Porminan berharap ada penyelesaian dan kejelasan tanggung jawab dari pelaksana proyek maupun instansi terkait atas kerusakan rumahnya. Namun, ia belum dapat memperkirakan nilai kerugian yang dialami. Meski demikian, dugaan keterkaitan antara getaran kendaraan berat dan kerusakan rumah tersebut masih memerlukan pemeriksaan teknis untuk memastikan penyebabnya. DPRD Minta Dampak Proyek Dipastikan Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Probolinggo, Mochammad Al-Fatih, mengatakan pihaknya akan meminta kepastian mengenai dampak mobilisasi kendaraan berat terhadap jalan maupun rumah warga. Pernyataan tersebut disampaikan Al-Fatih saat diwawancarai di Gedung DPRD Kabupaten Probolinggo, Rabu, 26 Agustus 2026. Politikus yang akrab disapa Gus Fatih itu mengatakan, berdasarkan informasi yang diterimanya, pihak kontraktor menyatakan siap bertanggung jawab terhadap ruas jalan di luar trase proyek yang terdampak aktivitas kendaraan berat. “Yang per hari ini bisa saya pastikan, di luar trase yang terdampak, kontraktor infonya bertanggung jawab. Jalan yang belum diperbaiki dan terdampak katanya siap bertanggung jawab,” ujar Al-Fatih. Namun, terkait rumah warga yang diduga terdampak akibat kendaraan berat, ia mengaku masih meminta kejelasan. “Termasuk saya juga masih menanyakan tentang rumah-rumah yang terdampak karena dilewati tronton, dump truck yang dilewati itu. Masih saya tanyakan, belum ada kejelasan sampai hari ini,” katanya. Menurut Al-Fatih, DPRD tidak hanya akan memeriksa hasil pekerjaan pada ruas yang sedang diperbaiki, tetapi juga memastikan kondisi jalan lain yang terdampak aktivitas mobilisasi material. “Jalan yang sepanjang ruasnya tidak diperbaiki tetapi terdampak tronton itu akan kita pastikan dan minta pertanggungjawabannya,” ujarnya. Ia menambahkan, pihak kontraktor disebut telah menyampaikan kesiapan untuk memperbaiki ruas jalan yang terdampak pengerjaan paket Condong–Segaran. “Karena mereka menyatakan siap untuk memperbaiki jalan yang terdampak pembangunan jalan Condong–Segaran,” kata Al-Fatih. Sebut Ada Informasi Dispensasi Dalam kesempatan yang sama, Al-Fatih juga menyampaikan perkembangan terkait penggunaan dump truck berukuran besar yang sebelumnya dipersoalkan. Menurut dia, berdasarkan informasi yang diterimanya, terdapat dispensasi dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang terkait penggunaan kendaraan jenis tronton dalam proyek tersebut. “Infonya dari PUPR sudah ada soal dispensasi, izin dispensasi dari PUPR terhadap proyek itu untuk menggunakan dump truck tronton,” ujarnya. Namun, keterangan tersebut masih perlu dikonfirmasi secara langsung kepada Dinas PUPR Kabupaten Probolinggo dan Dinas Perhubungan untuk memastikan bentuk dispensasi, jenis kendaraan yang diizinkan, batas muatan, jalur yang diperbolehkan serta ketentuan lain yang menyertainya. Al-Fatih mengatakan DPRD selanjutnya akan memeriksa dampak proyek secara menyeluruh. “Yang pertama kita cek apakah jalan yang sudah diperbaiki sesuai semua. Yang kedua, jalan sepanjang ruas yang tidak diperbaiki tetapi terdampak tronton itu akan kita pastikan dan minta pertanggungjawabannya,” katanya. Ia menjelaskan, meski paket pekerjaan disebut ruas Condong–Segaran, tidak seluruh jalur mendapatkan penanganan. “Ruas yang diperbaiki itu Condong–Segaran, tapi yang kena perbaikan hanya dari Racek sampai Segaran. Di Condong sendiri tidak dapat perbaikan sebetulnya,” ujar Al-Fatih. Karena itu, pihaknya akan kembali meminta kepastian terkait perbaikan terhadap ruas lain yang berpotensi terdampak aktivitas dump truck maupun tronton. “Jadi kita pastikan dampak dari dilewatinya dump truck tronton itu. Kita akan tanyakan kembali kepastian bagaimana perbaikan yang akan dilakukan,” katanya. Pemeriksaan Teknis Dibutuhkan Kerusakan rumah Porminan menambah daftar persoalan yang muncul di tengah pelaksanaan proyek Condong–Segaran. Sebelumnya, warga juga menyoroti debu serta kondisi sejumlah ruas yang dilalui kendaraan berat. Untuk memastikan apakah runtuhnya bagian teras rumah berkaitan langsung dengan getaran kendaraan proyek, dibutuhkan pemeriksaan teknis terhadap kondisi struktur bangunan, jarak rumah dari jalan, intensitas getaran serta karakteristik kendaraan yang melintas. Pemeriksaan tersebut juga penting untuk menentukan bentuk tanggung jawab apabila ditemukan hubungan antara aktivitas proyek dan kerusakan yang terjadi. Hingga berita ini disusun, belum diperoleh keterangan resmi dari Dinas PUPR Kabupaten Probolinggo, Dinas Perhubungan maupun pihak pelaksana proyek terkait kerusakan rumah Porminan serta mekanisme penanganan terhadap rumah atau ruas jalan yang terdampak. Redaksi membuka ruang konfirmasi, klarifikasi dan hak jawab kepada seluruh pihak terkait agar pemberitaan ini dapat disajikan secara utuh dan berimbang. (ma/ko)
×
Berita Terbaru Update