PROBOLINGGO, PortalProbolinggo.com – Seorang sopir Isuzu Elf berinisial D (21) diduga menjadi korban pengeroyokan oleh sejumlah pria di Jalan Raya Panglima Sudirman, Desa Sukokerto, Kecamatan Pajarakan, Kabupaten Probolinggo, Senin (26/10/2026) sekitar pukul 11.30 WIB.
Peristiwa tersebut terjadi saat korban tengah mengemudikan kendaraan yang membawa sejumlah penumpang menuju Bali dan melintas di kawasan Jembatan Pajarakan.
Saat kejadian, arus lalu lintas di sekitar jembatan sedang diberlakukan sistem buka tutup menyusul adanya pekerjaan pembongkaran jembatan.
Berdasarkan informasi yang disampaikan kepolisian, korban diduga mengalami pemukulan oleh beberapa pria yang identitasnya masih dalam penyelidikan.
Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka dan melaporkan peristiwa yang dialaminya kepada pihak kepolisian.
Polres Probolinggo telah menerima laporan korban dan melakukan langkah awal penanganan perkara, termasuk menerbitkan surat pengantar visum serta mengumpulkan keterangan untuk mendalami dugaan tindak pidana tersebut.
Kapolres Probolinggo AKBP Asmida Rizki Siregar melalui Pelaksana Tugas (Plt.) Kasi Humas Polres Probolinggo, Ipda Widy Purwa Apriantoro, memastikan bahwa laporan tersebut akan ditindaklanjuti sesuai prosedur hukum yang berlaku.
“Polres Probolinggo akan menindaklanjuti laporan ini secara profesional dengan mengumpulkan keterangan saksi-saksi dan melakukan pendalaman untuk mengungkap pihak-pihak yang diduga terlibat. Kami mengimbau masyarakat agar menyelesaikan setiap permasalahan dengan baik serta tidak melakukan tindakan kekerasan,” ujar Ipda Widy.
Kepolisian juga mengimbau masyarakat agar tetap menjaga ketertiban, terutama saat melintasi kawasan yang mengalami pengaturan lalu lintas akibat pekerjaan infrastruktur.
Masyarakat diminta tidak melakukan tindakan kekerasan dalam menyelesaikan perselisihan dan segera melaporkan setiap dugaan tindak pidana kepada aparat kepolisian.
Sementara itu, motif dugaan pengeroyokan serta kronologi lengkap yang melatarbelakangi peristiwa tersebut masih didalami penyidik.
Hingga informasi terakhir yang disampaikan kepolisian, belum ada keterangan lebih lanjut mengenai identitas maupun status hukum pihak-pihak yang diduga terlibat dalam kejadian tersebut. AL/MNS
