-->

Notification

×

Ambulan Puskesmas Krucil Terguling di Bermi Eco Park: Lemahnya Prosedur Pengamanan Medis Jadi Sorotan

Minggu, 09 November 2025 | November 09, 2025 WIB | Last Updated 2025-11-09T14:49:40Z

PROBOLINGGO - Insiden tergulingnya ambulan milik Puskesmas Krucil di kawasan wisata Bermi Eco Park, Kecamatan Krucil, Kabupaten Probolinggo, Minggu (9/11/2025), kembali membuka sorotan tajam terhadap lemahnya standar operasional dan prosedur keselamatan dalam pelayanan medis lapangan.

Ambulans tersebut mengalami kecelakaan tunggal sekitar pukul 11.25 WIB di jalur menanjak menuju lokasi Seven Lakes Festival Probolinggo Paradise 2025. Kendaraan yang disiagakan untuk pengawalan kegiatan kontes kambing dan Rangkaian Festival Seven Lake itu terguling ke sisi bawah jalan sedalam tiga meter.

Kapolsek Krucil, Iptu Ahmad Jamil, membenarkan peristiwa tersebut dan menyebut tidak ada korban jiwa.

“Ambulans Puskesmas Krucil mengalami kecelakaan tunggal di jalur menanjak menuju Bermi Eco Park. Lima orang di dalamnya selamat, hanya mengalami Luka,” ujarnya saat dikonfirmasi.

Namun, informasi lapangan menunjukkan adanya indikasi lemahnya pengawasan dan pelatihan teknis bagi tenaga kesehatan yang bertugas di lapangan. Sopir ambulans diketahui bukan pengemudi profesional, Diduga masih masih berstatus magang.

Kepala Puskesmas Krucil Belum Membalas atau Memberikan Keterangan Ketika kami melakukan konfirmasi dan klarifikasi.

Menurut keterangan warga, ambulans itu sedang berusaha menghindari kendaraan pikap di depannya saat jalur padat oleh rombongan peserta festival. Diduga sistem rem bermasalah sehingga kendaraan tak terkendali dan akhirnya terguling.

Dua tenaga medis perempuan di dalamnya, yakni L dan R yang bertugas sebagai bidan, mengalami luka di bagian kepala akibat benturan keras. Sementara dua anak yang ikut bersama rombongan tenaga kesehatan dinyatakan dalam kondisi aman.

“Begitu kejadian, petugas medis dan warga sekitar langsung mengevakuasi korban. Semua sudah dibawa ke Puskesmas Krucil dengan ambulans bantuan dari Batalyon dan Puskesmas Gending,” terang Iptu Jamil.

Kendati tidak menimbulkan korban jiwa, insiden ini menimbulkan pertanyaan besar mengenai kesiapan dan tanggung jawab Puskesmas dalam memastikan standar keselamatan tenaga medis dan kendaraan operasionalnya.

Kendaraan ambulans seharusnya diawaki oleh sopir bersertifikat medis dengan pemahaman situasional yang baik, apalagi dalam kondisi jalur ekstrem dan padat pengunjung seperti di kawasan Bermi.

Hingga berita ini diturunkan, kepala Puskesmas Krucil belum memberikan keterangan resmi meski telah dihubungi melalui sambungan telepon dan pesan singkat WhatsApp.

Pihak kepolisian memastikan bahwa kendaraan sudah berhasil dievakuasi dan kondisi jalur kini kembali normal. Namun, peristiwa ini memicu kritik publik terhadap manajemen keselamatan kerja tenaga kesehatan di lapangan, khususnya dalam kegiatan besar yang melibatkan instansi pemerintah.

Insiden ambulan terguling di tengah pelaksanaan Seven Lakes Festival bukan hanya soal kecelakaan lalu lintas, tetapi menjadi alarm serius bagi Dinas Kesehatan Kabupaten Probolinggo untuk memperbaiki sistem pengawasan, pelatihan sopir ambulans, serta prosedur keselamatan tenaga medis di lapangan.

×
Berita Terbaru Update
Lapor Portal

Dukung Portal Probolinggo

QRIS Portal Probolinggo

Scan kode QRIS di atas untuk berdonasi

πŸ’Έ
Scan QRIS untuk Donasi

QRIS Portal Probolinggo

-->