Jakarta — Almarhum KH Zaini Mun’im, pendiri Pondok Pesantren Nurul Jadid di Paiton, Probolinggo, dianugerahi penghargaan sebagai Tokoh Santri Sepanjang Hayat atas dedikasinya yang luar biasa dalam pengembangan pendidikan Islam dan pembinaan masyarakat.
Penghargaan tersebut diberikan dalam ajang Santri of the Year 2025, yang diselenggarakan oleh Islam Nusantara Centre bekerja sama dengan Majelis Pecinta Sholawat Nusantara dan sejumlah anggota legislatif. Penghargaan itu diterima oleh cucunya, Lora Fahmi AHZ, di Gedung DPR/MPR RI, Jakarta, pada Minggu (9 November 2025).
KH Zaini Mun’im dikenal sebagai sosok ulama yang konsisten memperjuangkan nilai-nilai pendidikan, moral, dan kebangsaan melalui sistem pesantren. Di bawah kepemimpinannya, Pondok Pesantren Nurul Jadid tumbuh menjadi lembaga pendidikan Islam yang berpengaruh dan melahirkan banyak tokoh di berbagai bidang.
Sejumlah tokoh publik menilai penghargaan tersebut merupakan bentuk pengakuan nasional atas peran penting pesantren dan para santri dalam membangun karakter bangsa. Mereka berharap penghargaan ini dapat menginspirasi generasi muda santri untuk terus berkontribusi bagi kemajuan pendidikan, sosial, dan kemanusiaan di Indonesia.
Penghargaan kepada KH Zaini Mun’im menjadi simbol penghormatan atas jasa-jasa beliau, sekaligus pengingat bahwa nilai-nilai pesantren — seperti keikhlasan, kesederhanaan, dan pengabdian — tetap relevan dalam membangun masa depan bangsa.