KRAKSAAN - Peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-72 Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) menjadi momentum refleksi sekaligus konsolidasi gerakan pelajar Nahdliyin di berbagai daerah. Di Kabupaten Probolinggo, Pimpinan Cabang (PC) IPNU Kraksaan menegaskan komitmennya untuk memperkuat kaderisasi dan pengabdian pelajar dalam membangun peradaban berbasis ilmu dan akhlak.
IPNU yang didirikan pada 24 Februari 1954 telah menapaki perjalanan panjang sebagai organisasi pelajar di bawah naungan Nahdlatul Ulama. Selama lebih dari tujuh dekade, IPNU dikenal sebagai ruang kaderisasi strategis yang melahirkan generasi intelektual muda dengan fondasi moral dan spiritual yang kuat.
Ketua PC IPNU Kraksaan, Wahyu Alfandi Putra, dalam pernyataan resminya menyampaikan bahwa Harlah ke-72 bukan sekadar peringatan seremonial, melainkan momentum evaluasi dan penguatan arah gerakan.
“Hari Lahir ke-72 IPNU bukan hanya momentum seremonial, melainkan ruang refleksi atas sejarah panjang perjuangan pelajar Nahdliyin. Sejak didirikan pada 24 Februari 1954, IPNU hadir untuk menjawab tantangan zaman, menjaga akidah Ahlussunnah wal Jama’ah, memperkuat tradisi keilmuan, serta membangun karakter pelajar yang berakhlakul karimah,” ujar Alfan dalam keterangannya.
Ia menegaskan, dalam dinamika perubahan sosial dan perkembangan teknologi yang kian cepat, IPNU harus mampu beradaptasi tanpa kehilangan identitas nilai dasarnya. Menurutnya, tema Harlah ke-72 tahun 2026, “Meneguhkan Khidmat Pelajar menuju Peradaban Mulia”, menjadi penegasan arah perjuangan organisasi.
“Khidmat adalah ruh organisasi. Khidmat berarti pengabdian yang tulus, kerja nyata yang berorientasi pada kemaslahatan, serta komitmen menjaga nilai-nilai keislaman dan kebangsaan,” katanya.
Alfan menambahkan bahwa pelajar memiliki tanggung jawab strategis dalam membangun peradaban yang berakar pada ilmu pengetahuan dan akhlak. Ia menilai peradaban yang kuat tidak lahir dari generasi yang abai terhadap moral dan tradisi, melainkan dari pelajar yang disiplin belajar, aktif berorganisasi, serta peka terhadap persoalan umat dan bangsa.
Sebagai organisasi pelajar di tingkat cabang, PC IPNU Kraksaan, lanjutnya, berkomitmen melanjutkan estafet perjuangan para pendahulu dengan memperkuat kaderisasi dan meningkatkan kapasitas intelektual anggota.
“Kami akan memperkuat kaderisasi, meningkatkan literasi dan kapasitas intelektual pelajar, serta mengembangkan gerakan yang adaptif terhadap era digital tanpa meninggalkan nilai dasar Ahlussunnah wal Jama’ah,” tegasnya.
Momentum Harlah ke-72 ini juga diharapkan menjadi titik konsolidasi internal dan akselerasi program kerja organisasi di berbagai tingkatan. Dengan semangat persatuan dan keikhlasan dalam berkhidmat, IPNU diharapkan tetap menjadi garda terdepan dalam membentuk karakter pelajar yang unggul, berintegritas, dan berdaya saing di tengah tantangan global.
“Selamat Harlah ke-72 IPNU Tahun 2026. Jayalah Pelajar Indonesia, Jayalah IPNU,” pungkas Alfan.