-->

Notification

×

Tujuh Koper Turis Thailand Hilang di Sukapura, DPRD Dorong Penguatan Sistem Keamanan Bromo

Senin, 16 Februari 2026 | Februari 16, 2026 WIB | Last Updated 2026-02-16T09:18:17Z

PROBOLINGGO – Peristiwa hilangnya tujuh koper milik wisatawan asal Thailand di kawasan penyangga Gunung Bromo menjadi perhatian serius publik. Insiden tersebut terjadi saat kendaraan rombongan diparkir di Pendopo Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo, dan kini masih dalam penyelidikan aparat kepolisian.

Berdasarkan keterangan agen perjalanan rombongan, koper-koper tersebut awalnya tersimpan di dalam kendaraan dalam kondisi terkunci. Namun setelah sopir dan wisatawan turun sejenak, mereka mendapati bagian dalam mobil dalam keadaan berantakan dan tujuh koper telah hilang. Tidak ditemukan kerusakan mencolok pada bagian luar kendaraan.

Salah satu koper sempat terlacak melalui perangkat GPS hingga wilayah Kecamatan Kedopok, Kota Probolinggo. Rombongan kemudian meminta bantuan kepolisian. Aparat melakukan penelusuran dan penggeledahan di lokasi yang terdeteksi, namun koper tidak ditemukan dan sinyal GPS menghilang.

Kapolsek Sukapura, AKP Ardhi Bita Kumala, membenarkan bahwa pihaknya bersama tim Unit Buser Satreskrim Polres Probolinggo masih melakukan penyelidikan dan pengembangan kasus. “Kami masih mendalami peristiwa ini dan akan menyampaikan perkembangan lebih lanjut,” ujarnya.

Peristiwa tersebut juga mendapat perhatian dari kalangan legislatif. Sekretaris Komisi IV DPRD Kabupaten Probolinggo, Umil Sulistiyoningsih, menilai insiden ini harus menjadi momentum evaluasi sistem pengamanan kawasan wisata.

“Bromo adalah destinasi internasional yang menjadi wajah pariwisata daerah. Keamanan wisatawan harus menjadi prioritas bersama,” ujarnya. Ia mendorong penguatan koordinasi lintas instansi serta kajian pemasangan kamera pengawas (CCTV) di titik-titik strategis.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Probolinggo, Hery Mulyadi, menyampaikan bahwa pemerintah daerah terus mengimbau wisatawan agar waspada dan tidak meninggalkan barang berharga di kendaraan. Ia menegaskan bahwa Pemkab telah menyediakan sejumlah titik parkir resmi, di antaranya Terminal Seruni Point Jembatan Kaca, Rest Area Cemoro Lawang, Pendopo Agung Ngadisari, dan Wisma Ucik.

“Kami terus berkoordinasi dengan kepolisian, Dinas Perhubungan, Satpol PP, serta asosiasi pariwisata seperti ASITA dan PHRI untuk menjaga keamanan dan kenyamanan wisatawan,” kata Hery. Ia berharap aparat kepolisian segera mengungkap pelaku karena peristiwa ini dinilai mencederai citra pariwisata daerah yang tengah berkembang.

Diketahui, posisi parkir kendaraan saat kejadian berada di tepi jalan umum. Terkait keberadaan CCTV di sekitar lokasi, hal tersebut masih dalam pendalaman aparat berwenang.ungkap Hery

Gunung Bromo selama ini menjadi salah satu magnet wisata utama Jawa Timur dengan kunjungan domestik dan mancanegara yang signifikan setiap tahunnya. Insiden ini menjadi pengingat pentingnya penguatan sistem keamanan destinasi, guna memastikan pengalaman wisata tetap aman, nyaman, dan berkelas internasional.(ma/su)


×
Berita Terbaru Update
Lapor Portal

Dukung Portal Probolinggo

QRIS Portal Probolinggo

Scan kode QRIS di atas untuk berdonasi

💸
Scan QRIS untuk Donasi

QRIS Portal Probolinggo

-->