-->

Notification

×

Fahmi AHZ Tegur Disiplin Kader, Tegaskan Konsolidasi PKB Probolinggo Berbasis Soliditas dan Kolaborasi

Minggu, 29 Maret 2026 | Maret 29, 2026 WIB | Last Updated 2026-03-29T05:59:08Z

KRAKSAAN, PROBOLINGGO - Ketua DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Probolinggo, Fahmi AHZ, menyampaikan kritik terbuka terhadap kedisiplinan internal kader saat memberikan sambutan dalam Musyawarah Cabang (Muscab) PKB Kabupaten Probolinggo 2026 yang digelar di Pondok Pesantren Badridduja, Patokan, Kraksaan, Sabtu (28/3/2026).

Dalam forum resmi tersebut, Fahmi menyoroti rendahnya kehadiran pengurus di awal kegiatan, meskipun sejumlah tamu penting dari tingkat wilayah telah lebih dahulu hadir. Ia menegaskan bahwa kondisi tersebut tidak boleh menjadi kebiasaan dalam kultur organisasi partai.

“Ketika saya datang, belum ada satu pun pengurus yang hadir. Padahal tim dari DPW sudah hadir lebih dulu. Ini tentu menjadi catatan penting. Jangan sampai hal seperti ini dibiasakan dalam organisasi,” tegas Fahmi di hadapan peserta Muscab.

Fahmi juga menyinggung alasan klasik yang kerap digunakan, seperti kelelahan atau kurang istirahat, sebagai pembenaran atas keterlambatan. Menurutnya, sebagai organisasi politik yang besar dan berbasis kader, PKB harus menjunjung tinggi profesionalisme dan tanggung jawab kolektif.

“Alasan kurang tidur tidak bisa dijadikan pembenaran. Saya sendiri juga mengalami hal yang sama, tetapi komitmen terhadap organisasi harus tetap diutamakan,” ujarnya.

Meski demikian, Fahmi tetap memberikan apresiasi atas terselenggaranya Muscab yang dinilainya berjalan sukses berkat kerja keras panitia. Ia menekankan bahwa keberhasilan kegiatan tersebut merupakan hasil dari kolaborasi lintas badan otonom (Banom) PKB.

“Pelaksanaan Muscab hari ini adalah bukti nyata kolaborasi. Panitia terdiri dari unsur Garda Bangsa, Perempuan Bangsa, dan Panji Bangsa yang bersama-sama menjalankan fungsi kepanitiaan secara kolektif. Ini adalah kekuatan kita,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Fahmi menegaskan bahwa konsolidasi internal yang kuat dan sinergi antar elemen partai merupakan fondasi utama dalam menghadapi dinamika politik ke depan. Ia berharap Muscab ini tidak hanya menjadi agenda formal, tetapi juga momentum refleksi dan penguatan struktur organisasi.

“Kita harus memastikan bahwa PKB di Kabupaten Probolinggo tetap solid, responsif, dan mampu menjadi representasi aspirasi masyarakat. Kedisiplinan dan kolaborasi adalah kunci,” pungkasnya.

Muscab PKB Kabupaten Probolinggo 2026 sendiri menjadi forum strategis untuk mengevaluasi kinerja organisasi, memperkuat struktur kepengurusan, serta merumuskan arah kebijakan partai di tingkat daerah dalam menghadapi tantangan politik dan sosial ke depan.(IN)


×
Berita Terbaru Update
Lapor Portal

Dukung Portal Probolinggo

QRIS Portal Probolinggo

Scan kode QRIS di atas untuk berdonasi

๐Ÿ’ธ
Scan QRIS untuk Donasi

QRIS Portal Probolinggo

-->