Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kecamatan Tiris, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, pada Minggu (26/4/2026) siang, memicu terjadinya genangan air di sejumlah titik jalan serta tanah longsor di Desa Segaran. Peristiwa ini menyebabkan aktivitas warga dan arus lalu lintas terganggu.
Secara umum, fenomena curah hujan ekstrem yang terjadi sejak sekitar pukul 14.00 WIB tersebut mengakibatkan debit air meningkat signifikan hingga meluap ke badan jalan. Kondisi ini tidak hanya memperlambat mobilitas masyarakat, tetapi juga meningkatkan risiko kecelakaan di sejumlah ruas yang terdampak.
Kepala Desa Segaran membenarkan adanya kejadian longsor yang terjadi di wilayahnya. Dalam keterangan melalui pesan WhatsApp, ia menyampaikan bahwa longsor terjadi di area sebelah barat desa, tepatnya di sekitar blok proyek.
“Di sebelah barat di blok proyek. Hujan deras sejak tadi jam 2. Wilayah Tiris hujan deras, semoga tidak terjadi banjir besar,” ujarnya.
Longsor tersebut diduga dipicu oleh tingginya intensitas hujan yang menyebabkan tanah menjadi labil, terutama di kawasan dengan kontur perbukitan dan minim penahan tanah. Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan resmi terkait korban jiwa maupun kerugian material akibat kejadian tersebut.
Meski demikian, warga diimbau untuk tetap meningkatkan kewaspadaan, khususnya yang tinggal di daerah rawan longsor dan bantaran sungai. Kondisi cuaca yang masih berpotensi hujan deras dikhawatirkan dapat memperparah situasi, termasuk memicu longsor susulan maupun banjir lokal.
Pemerintah desa bersama pihak terkait dilaporkan tengah melakukan pemantauan intensif terhadap perkembangan situasi di lapangan, guna memastikan keselamatan warga serta kelancaran akses transportasi di wilayah terdampak.
Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya mitigasi bencana berbasis lingkungan, terutama di wilayah dengan karakteristik geografis yang rentan terhadap bencana hidrometeorologi.(ma/ko)