-->

Notification

×

Viral Video Selokan Bau di Probolinggo, Warga Duga Berasal dari Limbah MBG

Jumat, 08 Mei 2026 | Mei 08, 2026 WIB | Last Updated 2026-05-08T10:50:36Z

PROBOLINGGO - Sebuah video berdurasi 18 detik yang memperlihatkan kondisi selokan berbau menyengat di Desa Liprak Kidul, Kecamatan Banyuanyar, Kabupaten Probolinggo, viral di media sosial dan grup WhatsApp warga. Dalam video tersebut, perekam menyebut bau tidak sedap itu diduga berasal dari limbah dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG).

“Ini dapur MBG dan ini selokan bau. Dibuang ke sini ini, dibuang ke sini,” ucap suara dalam video yang beredar luas sejak Rabu (6/5/2026).

Video itu memicu keresahan warga sekitar. Sejumlah masyarakat mengaku mulai mencium aroma menyengat dari aliran selokan sejak dapur MBG beroperasi beberapa bulan terakhir di wilayah tersebut.

Salah satu pihak terdampak, Meiru Adivonata, mengatakan bau tersebut sangat mengganggu aktivitas sehari-hari. Ia menyebut kantornya berada tepat di depan selokan yang diduga tercemar limbah.

“Sangat bau, Pak. Ini sangat mengganggu ke kami,” ujar Meiru saat dikonfirmasi melalui sambungan WhatsApp.

Menurutnya, selama kurang lebih dua tahun beraktivitas di lokasi tersebut, kondisi lingkungan sebelumnya tidak pernah mengalami masalah serupa. Namun situasi mulai berubah setelah fasilitas MBG mulai berjalan.

“Saya sudah kurang lebih dua tahun di sini, tidak ada bau seperti ini. Tapi sejak MBG berdiri sudah mulai berubah. Kalau tidak salah, MBG sudah berjalan sekitar tiga bulanan,” katanya.

Keluhan serupa juga disampaikan warga lainnya. Mereka meminta ada pemeriksaan langsung dari instansi terkait guna memastikan sumber bau serta kondisi pengelolaan limbah di lokasi.

Menanggapi hal tersebut, pihak pengelola MBG melalui Kepala SPPG mengaku telah melakukan pengecekan. Mereka menyebut sistem Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) masih dalam tahap penyesuaian agar dapat bekerja lebih optimal.

“Iya, kami sudah kroscek, tapi memang butuh proses untuk IPAL agar bisa bekerja optimal menyerap bakteri,” ujar perwakilan pengelola.

Sementara itu, warga Liprak Kidul berharap pemerintah daerah segera turun tangan melakukan pemeriksaan lingkungan agar persoalan tersebut tidak berdampak lebih luas terhadap kesehatan dan kenyamanan masyarakat.

Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari Pemerintah Kabupaten Probolinggo maupun dinas terkait mengenai dugaan pencemaran tersebut serta langkah penanganan yang akan dilakukan.


×
Berita Terbaru Update
Lapor Portal

Dukung Portal Probolinggo

QRIS Portal Probolinggo

Scan kode QRIS di atas untuk berdonasi

💸
Scan QRIS untuk Donasi

QRIS Portal Probolinggo

-->