PROBOLINGGO - Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (PC IPNU) Kabupaten Probolinggo resmi meluncurkan Buku Historiografi IPNU Kabupaten Probolinggo dalam agenda Rapat Koordinasi Cabang (Rakorcab) dan Rapat Kerja Cabang (Rakercab) II di Gerbang Wisata Sukapura (GWS), Kamis-Jumat (5–6/6/2026).
Peluncuran buku tersebut menjadi bagian dari upaya organisasi dalam mendokumentasikan perjalanan IPNU Kabupaten Probolinggo dari masa ke masa sekaligus menjaga warisan sejarah kader pelajar Nahdlatul Ulama di daerah.
Ketua PC IPNU Kabupaten Probolinggo, Ahmad Dwi Juharmanto, mengatakan penerbitan historiografi dilatarbelakangi masih lemahnya dokumentasi dan penataan arsip organisasi yang selama ini menyebabkan banyak catatan perjuangan kader nyaris hilang.
“Banyak sejarah organisasi yang hampir tenggelam karena arsip belum tertata dengan baik, sementara para saksi sejarah masih ada. Dari situ muncul ikhtiar untuk menyusun dan menerbitkan buku ini,” ujarnya.
Ia menjelaskan, proses penyusunan dilakukan selama kurang lebih satu bulan dengan menghimpun data, cerita, serta dokumentasi dari para alumni dan tokoh senior IPNU-IPPNU Kabupaten Probolinggo. Dalam proses tersebut, tim penyusun juga mendapat dukungan dan pendampingan dari para senior yang menjadi saksi langsung perjalanan organisasi di berbagai periode.
Menurut Dwi, proses pengumpulan bahan tidak mudah karena minimnya arsip organisasi membuat tim penyusun harus melakukan penelusuran langsung dari satu alumni ke alumni lainnya. Dukungan para senior menjadi faktor penting dalam melengkapi data dan memastikan akurasi sejarah yang dituliskan dalam buku tersebut.
“Kami harus bolak-balik menemui para senior untuk mencari data dan cerita organisasi. Prosesnya cukup sulit, tetapi berkat ghirah dan semangat bersama, Alhamdulillah buku ini akhirnya bisa terbit,” katanya.
Salah satu tokoh yang memberikan dukungan besar dalam proses penyusunan historiografi ini adalah Ketua Majelis Alumni IPNU Kabupaten Probolinggo, Muchlis, S.Pd. Sebagai bagian dari saksi hidup perjalanan IPNU di Kabupaten Probolinggo, ia turut membantu memberikan informasi, masukan, serta penguatan data historis yang menjadi rujukan tim penyusun.
Buku tersebut diterbitkan oleh Grafit Anagraf Indonesia bersama Palem Merah, Tangerang, Banten. Selain tersedia dalam bentuk cetak, Historiografi IPNU Kabupaten Probolinggo juga telah hadir dalam versi digital melalui platform Play Store.
Melalui launching yang dilakukan dalam forum Rakorcab dan Rakercab II itu, PC IPNU Kabupaten Probolinggo berharap historiografi tersebut dapat menjadi referensi organisasi sekaligus warisan intelektual bagi kader di masa mendatang.
Selain mendokumentasikan perjalanan organisasi, buku itu diharapkan mampu menjaga semangat perjuangan para pendahulu agar tetap hidup dan menjadi inspirasi bagi generasi penerus pelajar Nahdlatul Ulama di Kabupaten Probolinggo.