PROBOLINGGO, Portal Probolinggo- Bazar UMKM se-Kecamatan Wonomerto dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia (RI) digelar di Lapangan Wonomerto, Kabupaten Probolinggo, Jumat (21/8/2026).
Kegiatan yang berlangsung hingga Sabtu (22/8/2026) tersebut menjadi ajang bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk memperkenalkan sekaligus mempromosikan berbagai produk unggulan dari wilayah Kecamatan Wonomerto.
Bazar tersebut dibuka oleh Camat Wonomerto, Rasyidhi, S.Sos., M.M. Kegiatan turut dihadiri Kapolsek Wonomerto AKBP Bagus Purnama, S.H., serta Danramil Wonomerto Kapten Inf Moh. Isnaeni, AMD.
Selain pelaku UMKM, kegiatan melibatkan berbagai unsur masyarakat, di antaranya PKK, organisasi kemasyarakatan, Fatayat NU Wonomerto, pedagang kaki lima, masyarakat umum, serta perwakilan desa. Sebanyak sembilan desa turut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.Camat Wonomerto Rasyidhi mengatakan, kegiatan bazar tidak sekadar menjadi rangkaian peringatan HUT ke-81 RI, tetapi juga diarahkan untuk memberdayakan UMKM lokal.
“Bagaimana kita tujuannya untuk memberdayakan UMKM-UMKM yang ada di Kecamatan Wonomerto. Tujuannya sekiranya bisa menonjolkan, kita ingin mencari produk-produk khas yang betul-betul murni, yang bahan bakunya dari lokal,” ujar Rasyidhi.
Menurutnya, potensi produk lokal perlu terus dikembangkan agar mampu menjadi identitas ekonomi masyarakat Wonomerto. Pemerintah kecamatan, kata dia, ingin mendorong agar produk-produk tersebut semakin dikenal dan memiliki nilai ekonomi yang lebih besar.Antusiasme masyarakat terhadap bazar juga dinilai cukup tinggi. Panitia menyediakan sekitar 10 tenda untuk stan bazar, sementara peserta yang terlibat mencapai sekitar 12 kelompok atau pelaku usaha. Keterbatasan tempat tidak menyurutkan partisipasi masyarakat maupun perwakilan desa.
Selain PKK dan Fatayat NU Wonomerto, unsur Dinas/BPP juga turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut.
Ketua Panitia PHBN Kecamatan Wonomerto, Fathurrozi Amien, S.Pd., M.Pd.I., menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat dan peserta yang telah mendukung pelaksanaan bazar.“Terima kasih atas partisipasinya seluruh hadirin masyarakat yang telah berpartisipasi. Saya sangat kagum dengan beberapa produk yang telah disediakan oleh peserta bazar. Semoga ini menunjukkan produk-produk unggulan khas Wonomerto untuk diberdayakan,” katanya.
Tak berhenti pada kegiatan bazar, Pemerintah Kecamatan Wonomerto juga menyiapkan konsep pemanfaatan Lapangan Wonomerto sebagai ruang publik sekaligus lokasi kegiatan ekonomi masyarakat secara berkala.
Rasyidhi mengatakan, pihaknya tengah merancang kegiatan rutin di lapangan tersebut, baik mingguan, bulanan maupun tiga bulanan. Konsep itu sekaligus diarahkan untuk membangun kawasan yang dapat menjadi daya tarik baru bagi masyarakat maupun wisatawan.
“Rencana ke depan, lapangan ini kita ingin mencoba membangkitkan adanya kegiatan mingguan, satu bulan sekali atau tiga bulan sekali, karena ini akan kami coba konsep menjadi alun-alun mini di Wonomerto,” jelasnya.
Ia menambahkan, posisi Wonomerto sebagai salah satu jalur menuju kawasan wisata Sukapura menjadi peluang yang ingin dimanfaatkan pemerintah kecamatan. Lapangan tersebut diharapkan dapat dikembangkan sebagai tempat persinggahan atau semi rest area yang mampu menarik minat wisatawan.
“Bagaimana menarik minat para wisatawan. Dan kita sebagai gerbang wisata Sukapura, kami ingin mencoba mengangkat dan menonjolkan lapangan ini sebagai tempat semi rest area,” pungkasnya.
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan pada Sabtu (22/8/2026) dengan agenda jalan sehat yang melibatkan masyarakat Kecamatan Wonomerto. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari semangat peringatan HUT ke-81 RI sekaligus momentum memperkuat kebersamaan dan menggerakkan ekonomi masyarakat melalui potensi UMKM lokal.