PROBOLINGGO — Mantan Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Gadjah Mada (UGM) 2025, Tiyo Ardianto, mengabarkan nomor WhatsApp miliknya telah diretas. Informasi tersebut disampaikan Tiyo melalui akun Instagram pribadinya, @tiyoardianto_. (08/8/2026)
Dalam unggahan yang dibagikan tersebut, Tiyo meminta rekan-rekannya untuk tidak merespon maupun mempercayai pesan yang dikirim dari nomor WhatsApp miliknya.
“Rekan-rekan, nomor WA saya telah diretas dan tidak lagi bisa diselamatkan,” tulis Tiyo dalam unggahannya.
Tiyo juga meminta orang-orang yang berada dalam grup percakapan untuk segera mengeluarkan nomor tersebut dari grup. Ia mengimbau agar seluruh pesan yang dikirim melalui nomor tersebut diabaikan dan nomor itu segera diblokir.
“Mohon keluarkan nomor tersebut dari grup, abaikan seluruh pesan yang dikirimkannya, dan blokir saja,” lanjutnya dalam unggahan.
Unggahan tersebut juga memancing beragam respons dari warganet. Sejumlah pengguna Instagram menyampaikan dukungan dan meminta Tiyo tetap berhati-hati.
Salah satu komentar datang dari akun @yowfhy._
“Stay safe Mas Tiyo. Tetap semangat dgn perjuanganmu”.
Komentar serupa juga dari @hry1606_ . “Semoga sampean aman mas,” .
Sementara itu, Tiyo sendiri melalui kolom komentar meminta warganet membantu menyebarluaskan informasi tersebut. “Boleh bantu bagikan info ini, ya,” tulis Tiyo.
Hingga informasi ini ditulis, belum diketahui secara pasti bagaimana nomor WhatsApp tersebut dapat diretas dan siapa pihak yang berada di balik kejadian tersebut.
Tiyo sebelumnya memang menjadi sorotan publik setelah sejumlah aktivitas dan pernyataannya sebagai aktivis mahasiswa. Pada Februari 2026, ia juga diberitakan menerima pesan bernada ancaman setelah menyampaikan kritik terkait sejumlah persoalan sosial dan kebijakan pemerintah.
Pada Juni 2026, Tiyo kembali menjadi perhatian setelah mengungkap temuan perangkat pelacak yang disebut PBX Finder pada kendaraan yang digunakannya. Ia mengaku tidak mengetahui pihak yang memasang perangkat tersebut.
Sementara terkait peretasan nomor WhatsApp tersebut, belum terdapat keterangan lebih lanjut mengenai langkah hukum atau laporan resmi yang telah dilakukan Tiyo. Publik pun diimbau berhati-hati apabila menerima pesan dari nomor tersebut dan tidak mudah mempercayai informasi, permintaan uang, maupun tautan yang dikirimkan.