PROBOLINGGO, PortalProbolinggo.com – Eko Edi Poerwanto terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (PA GMNI) Probolinggo periode 2026–2031 dalam Konferensi Cabang (Konfercab) III di Hotel Nadia, Desa Sapikerep, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo, Sabtu (12/9/2026).
Konfercab III menjadi forum pergantian kepemimpinan sekaligus penataan kepengurusan PA GMNI Probolinggo untuk lima tahun mendatang.
Setelah ditetapkan sebagai ketua terpilih, Eko menyampaikan sejumlah pekerjaan rumah yang perlu segera ditindaklanjuti kepengurusan baru. Agenda tersebut meliputi penguatan kaderisasi, optimalisasi program organisasi, dan upaya mewujudkan sekretariat permanen.
“Masih banyak pekerjaan rumah yang harus kita selesaikan, mulai dari kaderisasi, optimalisasi program hingga target mewujudkan sekretariat permanen,” ujar pria yang akrab disapa Eko Pur itu.
Menurutnya, PA GMNI Probolinggo memiliki ruang untuk menyumbangkan pemikiran bagi kehidupan kebangsaan dan pembangunan daerah. Namun, langkah awal kepengurusan periode 2026–2031 akan difokuskan pada konsolidasi internal, penguatan peran sosial, serta pembangunan hubungan eksternal organisasi.
Penguatan internal dinilai penting agar PA GMNI Probolinggo semakin terorganisasi dan mampu merespons perkembangan serta berbagai persoalan yang muncul di tengah masyarakat.
“Kita ingin PA GMNI Probolinggo menjadi organisasi yang semakin solid, adaptif terhadap perkembangan zaman, dan mampu memberikan manfaat yang lebih bermakna bagi masyarakat,” katanya.
Eko juga menekankan pentingnya semangat gotong royong di antara para alumni. Menurutnya, PA GMNI bukan hanya menjadi wadah silaturahmi, melainkan juga memiliki tanggung jawab mendorong para alumni mengambil peran bagi bangsa, negara, dan masyarakat.
Semangat tersebut, lanjut dia, perlu diwujudkan melalui kolaborasi dan kontribusi nyata para alumni sesuai dengan bidang keahlian masing-masing.
“Gotong royong para alumni menjadi sebuah kewajiban. Kita harus mempersiapkan alumni GMNI agar dapat memberikan manfaat, khususnya bagi masyarakat Probolinggo,” tambahnya.
Eko bukan sosok baru dalam aktivitas organisasi dan kemasyarakatan di Probolinggo. Ia memiliki pengalaman di bidang kepemiluan, pendidikan, olahraga, sosial, dan organisasi. Selain pernah terlibat sebagai penyelenggara pemilu, ia juga aktif di Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) serta menjadi pengajar di salah satu perguruan tinggi negeri.
Pengalaman tersebut menjadi salah satu modal Eko dalam memimpin PA GMNI Probolinggo selama lima tahun mendatang. Konfercab III sekaligus menjadi momentum awal bagi kepengurusan baru untuk menyusun agenda organisasi dengan menitikberatkan pada konsolidasi alumni, kaderisasi, dan peningkatan kontribusi bagi masyarakat.
Catatan verifikasi: Frasa sumber mengenai Eko “pernah menjadi anggota Bawaslu Komisi Pemilihan Umum (KPU)” perlu diperjelas karena Bawaslu dan KPU merupakan dua lembaga berbeda. Sebelum diterbitkan, pastikan nama lembaga, jabatan, dan periode pengabdiannya.