-->

Notification

×

Ribuan Jamaah Padati Masjid Agung Ar Raudlah, Gus Haris Tekankan Nilai Kepedulian Sosial

Sabtu, 21 Maret 2026 | Maret 21, 2026 WIB | Last Updated 2026-03-21T01:43:43Z

KRAKSAAN - 21 Maret 2026 – Sekitar 2.000 jamaah memadati Masjid Agung Ar Raudlah, Kota Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, dalam pelaksanaan Shalat Idul Fitri 1447 Hijriah yang berlangsung khidmat dan tertib pada Sabtu pagi.

Ibadah dimulai pukul 06.05 WIB dan dipimpin oleh Prof. Dr. H. Hasan Baharudin, M.Pd, Wakil Rektor Universitas Nurul Jadid Paiton, yang bertindak sebagai imam sekaligus khatib. Jamaah telah berdatangan sejak pukul 05.30 WIB, memenuhi area masjid yang terletak di Jalan Rengganis, Kelurahan Patokan.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh sejumlah pejabat daerah dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), di antaranya Bupati Probolinggo dr. H. Muhammad Haris, M.Kes, Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Probolinggo H. Muhammad Zubaidi, Sekretaris Daerah Ugas Irwanto, serta jajaran organisasi perangkat daerah (OPD), tokoh agama, dan masyarakat.

Dalam sambutannya sebelum pelaksanaan shalat, Bupati Probolinggo menegaskan bahwa Idul Fitri memiliki makna substantif sebagai momentum refleksi spiritual sekaligus penguatan nilai sosial di tengah masyarakat.

“Idul Fitri mengajarkan kita untuk kembali ke fitrah, saling memaafkan, serta meningkatkan kepedulian terhadap sesama,” kata Muhammad Haris.

Ia juga menyampaikan bahwa selama bulan Ramadan, Pemerintah Kabupaten Probolinggo telah menyalurkan berbagai program sosial, termasuk insentif bagi guru ngaji, sebagai bagian dari upaya memperkuat kehidupan keagamaan masyarakat.

“Berbagai program telah kami salurkan, termasuk insentif untuk guru ngaji. Harapannya dapat memberikan manfaat dan keberkahan bagi masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, dalam khutbah Idul Fitri, Prof. Hasan Baharudin menekankan bahwa kemenangan Idul Fitri tidak hanya bersifat simbolik, tetapi merupakan hasil dari proses spiritual selama bulan Ramadan.

“Kemenangan ini adalah kemenangan jiwa, iman, dan hati yang semakin dekat kepada Allah SWT,” ujarnya dalam khutbah.

Ia juga mengutip pemikiran ulama klasik Imam Al-Ghazali mengenai pentingnya mengendalikan sifat-sifat negatif dalam diri manusia. Menurutnya, dominasi sifat kebinatangan, kebuasan, dan syaithaniyah dapat merusak tatanan sosial, sedangkan sifat yang dilandasi iman dan ketakwaan menjadi fondasi kehidupan yang harmonis.

Pelaksanaan shalat dan khutbah berlangsung hingga sekitar pukul 06.40 WIB. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, dan lancar, dengan dukungan pengurus takmir masjid serta unsur pengamanan setempat.

Ketua Takmir Masjid Agung Ar Raudlah, KH. Sakdullah Asy’ari, sebelumnya menyampaikan apresiasi kepada seluruh jamaah dan pemerintah daerah atas dukungan terhadap berbagai kegiatan keagamaan selama Ramadan, mulai dari pengajian, tadarus Al-Qur’an, pembagian takjil, hingga penyaluran zakat fitrah.

Pelaksanaan Shalat Idul Fitri ini tidak hanya menjadi agenda ibadah tahunan, tetapi juga mencerminkan kuatnya nilai kebersamaan, ukhuwah Islamiyah, serta sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam menjaga kehidupan sosial yang religius dan harmonis di Kabupaten Probolinggo.(ma/ko)

×
Berita Terbaru Update
Lapor Portal

Dukung Portal Probolinggo

QRIS Portal Probolinggo

Scan kode QRIS di atas untuk berdonasi

💸
Scan QRIS untuk Donasi

QRIS Portal Probolinggo

-->