PROBOLINGGO- Dugaan intimidasi terhadap wisatawan asal China di Kota Probolinggo viral di media sosial dan memicu perhatian publik. Peristiwa tersebut diduga melibatkan oknum ojek pangkalan saat wisatawan hendak melanjutkan perjalanan menuju kawasan wisata Gunung Bromo.
Kejadian itu disebut berlangsung di sekitar Jalan Merapi, Kelurahan Triwung Lor, Kecamatan Kademangan, Kota Probolinggo, Minggu (10/5/2026). Video serta keluhan wisatawan kemudian beredar luas di media sosial dan menuai berbagai tanggapan dari warganet.
Wisatawan asal China bernama Jinnie mengaku mengalami situasi tidak nyaman ketika memesan transportasi daring menuju Bromo. Ia menyebut beberapa pengemudi ojek online yang datang ke lokasi sempat mendapat tekanan dari sejumlah orang di sekitar area penjemputan.
“Saya hanya ingin pergi ke Bromo menggunakan ojek online, tetapi pengemudinya dimarahi,” tulis Jinnie dalam unggahannya, dikutip dari JatimNow, Selasa (12/5/2026).
Akibat kondisi tersebut, layanan transportasi yang telah dipesan akhirnya dibatalkan. Jinnie kemudian dikabarkan berjalan kaki cukup jauh sebelum mendapatkan kendaraan lain untuk melanjutkan perjalanan menuju Sukapura, Kabupaten Probolinggo.
Video yang viral juga memperlihatkan suasana cekcok di sekitar lokasi penjemputan dekat Terminal Probolinggo. Peristiwa itu memunculkan kekhawatiran publik karena dinilai dapat berdampak terhadap citra pariwisata, khususnya akses wisatawan menuju Gunung Bromo.
Sejumlah warganet turut menyayangkan insiden tersebut dan berharap ada penanganan agar wisatawan merasa aman dan nyaman saat berkunjung ke Probolinggo.
Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai tindak lanjut maupun upaya mediasi atas peristiwa yang viral di media sosial tersebut.