-->

Notification

×

Pansus SOTK DPRD Probolinggo Optimistis Bapenda Bisa Tingkatkan Kemandirian Fiskal

Rabu, 20 Mei 2026 | Mei 20, 2026 WIB | Last Updated 2026-05-20T12:04:16Z

PROBOLINGGO - Panitia Khusus (Pansus) Struktur Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) DPRD Kabupaten Probolinggo menggelar rapat bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Probolinggo di ruang Komisi I DPRD Kabupaten Probolinggo, Rabu (20/5/2026). Rapat tersebut membahas percepatan pembentukan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) sebagai langkah strategis memperkuat Pendapatan Asli Daerah (PAD).


Rapat dipimpin Ketua Pansus SOTK DPRD Kabupaten Probolinggo, Muchlis, dan dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Probolinggo Ugas Irwanto beserta sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.


Usai rapat, Muchlis menyampaikan apresiasi kepada jajaran Pemerintah Kabupaten Probolinggo yang dinilai serius mempersiapkan pembentukan Bapenda. Menurutnya, keberadaan Bapenda diyakini mampu meningkatkan PAD secara signifikan apabila dijalankan dengan strategi yang tepat dan didukung SDM yang kompeten.


“Kami Pansus SOTK mengapresiasi setinggi-tingginya kepada jajaran Pemkab Probolinggo yang hadir lengkap dipimpin Bapak Sekda Ugas Irwanto dan OPD terkait. Mereka optimistis PAD akan naik signifikan ketika Bapenda ini terbentuk,” ujar Muchlis.


Ia menegaskan Pansus SOTK DPRD Kabupaten Probolinggo akan melakukan pengawasan secara terukur sejak tahap persiapan hingga Bapenda resmi beroperasi. Langkah itu dilakukan agar pembentukan lembaga baru tersebut benar-benar mampu memperkuat kemandirian fiskal daerah dan mengurangi ketergantungan terhadap transfer dana pusat.


“Ketika PAD naik, maka kegiatan untuk menopang pembangunan dan infrastruktur akan lebih cepat dan lebih baik,” katanya.


Meski demikian, Muchlis mengingatkan agar pembentukan Bapenda tidak justru menjadi beban baru bagi daerah. Ia menilai keberhasilan Bapenda akan sangat ditentukan oleh kemampuan pemerintah dalam menggali sumber-sumber PAD baru serta kualitas SDM yang ditempatkan di instansi tersebut.


“Jangan sampai kehadiran Bapenda malah membuat target PAD turun. Kalau itu terjadi, ini akan menjadi mimpi buruk bagi kita,” tegasnya.


Menurut Muchlis, Bapenda nantinya diharapkan menjadi “mesin pencari uang” bagi daerah melalui optimalisasi berbagai sektor potensial yang selama ini belum tergarap maksimal, mulai dari retribusi daerah, sektor pariwisata, aset pemerintah daerah, hingga penguatan BUMD dan UMKM.


Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Probolinggo Ugas Irwanto memastikan proses pembentukan Bapenda saat ini terus berjalan sesuai tahapan yang telah direncanakan. Hal tersebut disampaikan Ugas saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp usai rapat berlangsung.


“Ya targetnya bulan Januari 2027 sudah running Bapenda terbentuk, Mas. Jadi sekarang tahapan-tahapan untuk persiapan,” ujar Ugas.


Ia menjelaskan, saat ini pemerintah daerah sedang melakukan berbagai penataan untuk mendukung operasional Bapenda, mulai dari penyiapan personel, penataan aset, hingga kebutuhan operasional lainnya.


“Paling tidak nanti Desember akhir sudah ada personel yang akan menduduki. Sekarang lagi penataan aset, penataan untuk operasionalnya, SDM-nya. Itu yang mau kita persiapkan,” jelasnya.


Pemkab Probolinggo menargetkan seluruh tahapan pembentukan Bapenda dapat rampung pada akhir 2026 sehingga lembaga tersebut sudah dapat berjalan secara penuh pada awal 2027.


“Jadi Januari, awal Desember sudah kita running. Bapenda sudah berjalan,” pungkasnya.

×
Berita Terbaru Update
Lapor Portal

Dukung Portal Probolinggo

QRIS Portal Probolinggo

Scan kode QRIS di atas untuk berdonasi

💸
Scan QRIS untuk Donasi

QRIS Portal Probolinggo

-->