-->

Notification

×

Ketua PC Ansor Kota Probolinggo Turut Tanam Mangrove, Dorong Kolaborasi Lingkungan Berbasis Masyarakat

Minggu, 03 Mei 2026 | Mei 03, 2026 WIB | Last Updated 2026-05-03T04:08:17Z
KADEMANGAN - Upaya pelestarian lingkungan berbasis partisipasi masyarakat kembali mengemuka di Kota Probolinggo, seiring keterlibatan berbagai elemen dalam kegiatan penanaman mangrove di wilayah pesisir. Ketua Pimpinan Cabang (PC) Ansor Kota Probolinggo, Salamul Huda, turut ambil bagian dalam aksi penghijauan yang digelar di Kelurahan Pilang, Kecamatan Kademangan, Minggu (3/5/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian acara “Pasar Konah Gir Sereng”, sebuah inisiatif sosial yang mengintegrasikan aktivitas ekonomi kerakyatan dengan agenda pelestarian lingkungan. Penanaman mangrove diposisikan tidak sekadar sebagai simbolik, melainkan sebagai langkah konkret dalam menjaga keberlanjutan ekosistem pesisir yang rentan terhadap abrasi dan perubahan iklim. Selain melibatkan organisasi kepemudaan, kegiatan ini juga dihadiri oleh Wali Kota Probolinggo, Aminuddin, serta Wakil Wali Kota, Ina Dwi Lestari. Kehadiran pemerintah daerah dinilai memperkuat legitimasi sekaligus menunjukkan komitmen terhadap pembangunan berkelanjutan berbasis kolaborasi lintas sektor. Dalam keterangannya, Salamul Huda menegaskan bahwa aksi penanaman mangrove merupakan manifestasi kesadaran kolektif masyarakat terhadap urgensi menjaga lingkungan hidup. Ia menilai bahwa keterlibatan aktif warga menjadi indikator penting dalam menciptakan ekosistem sosial yang responsif terhadap isu-isu ekologis. “Ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi bentuk nyata kepedulian masyarakat terhadap kelestarian lingkungan,” ujarnya. Secara konseptual, kegiatan ini mencerminkan pendekatan community-based environmental governance, di mana sinergi antara pemerintah, organisasi masyarakat, dan warga menjadi kunci keberhasilan dalam menjaga keberlanjutan sumber daya alam. Dalam konteks wilayah pesisir, mangrove memiliki fungsi strategis sebagai pelindung alami terhadap abrasi, penyerap karbon, serta habitat bagi keanekaragaman hayati. Pelaksanaan kegiatan berlangsung secara gotong royong dengan melibatkan masyarakat setempat. Partisipasi ini tidak hanya memperkuat kohesi sosial, tetapi juga meningkatkan kesadaran ekologis secara kolektif. Integrasi antara kegiatan ekonomi lokal melalui pasar rakyat dan aksi lingkungan dinilai sebagai model inovatif dalam pembangunan berbasis komunitas. Pemerintah Kota Probolinggo sendiri terus mendorong replikasi kegiatan serupa sebagai bagian dari strategi mitigasi perubahan iklim dan penguatan ketahanan lingkungan. Langkah ini sejalan dengan agenda pembangunan berkelanjutan (sustainable development goals), khususnya dalam aspek perlindungan ekosistem darat dan laut serta penguatan kemitraan multipihak. Dengan pendekatan kolaboratif yang semakin menguat, kegiatan penanaman mangrove di Pilang tidak hanya menjadi simbol kepedulian lingkungan, tetapi juga representasi transformasi sosial menuju masyarakat yang lebih adaptif, inklusif, dan berorientasi jangka panjang dalam menjaga keseimbangan ekologi.(nsa/su)
×
Berita Terbaru Update
Lapor Portal

Dukung Portal Probolinggo

QRIS Portal Probolinggo

Scan kode QRIS di atas untuk berdonasi

💸
Scan QRIS untuk Donasi

QRIS Portal Probolinggo

-->