-->

Notification

×

Tragedi di Lampu Merah Kraksaan Wetan: Senggolan Motor Berujung Trauma Berat, Korban Terlindas Truk Semen

Kamis, 21 Mei 2026 | Mei 21, 2026 WIB | Last Updated 2026-05-21T14:52:20Z
PROBOLINGGO - Sebuah kecelakaan lalu lintas tragis yang melibatkan kendaraan berat bermuatan semen dan dua sepeda motor terjadi di persimpangan lampu merah Kraksaan Wetan, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, pada Kamis (21/5) malam, sekitar pukul 20.30 WIB. Insiden memilukan ini mengakibatkan seorang penumpang wanita paruh baya mengalami luka traumatis ekstrem hingga kaki bagian bawahnya terputus akibat terlindas roda truk tronton.  

Korban yang diidentifikasi oleh warga setempat dengan sapaan akrab Bek Pa, diketahui merupakan warga Desa Alas Kandang, Kecamatan Besuk, Kabupaten Probolinggo. Korban yang saat itu posisinya dibonceng, langsung dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Waluyo Jati, Kraksaan, guna mendapatkan tindakan medis darurat berskala intensif.  

Menurut kesaksian Mashudi, seorang warga yang berada di lokasi kejadian saat insiden berlangsung, volume kendaraan di jalur vital Pantai Utara (Pantura) tersebut dalam kondisi padat. Peristiwa bermula ketika sepeda motor yang ditumpangi Bek Pa melaju dari arah selatan menuju persimpangan jalan raya. Saat berada di area perempatan, sepeda motor tersebut berserempetan hebat dengan pengendara roda dua lainnya yang melaju dari arah berlawanan, yakni arah utara.  

Dampak dari benturan tersebut menyebabkan korban terlempar ke arah sisi utara jalan raya. Naas, pada detik yang sama, lampu lalu lintas dari arah barat telah berubah menjadi hijau. Sebuah truk tronton bermuatan semen yang bergerak dari arah barat melintas di jalur tersebut. Karena jarak yang sudah terlalu dekat, truk tidak sempat mengantisipasi keberadaan korban yang terjatuh di aspal, sehingga roda kendaraan berat tersebut langsung melindas kaki korban.  

"Kondisi jalanan memang sedang padat. Truk tronton bermuatan semen itu melaju dari arah barat karena posisinya sudah lampu hijau. Namun, supir truk tampaknya sama sekali tidak menyadari adanya korban yang terjatuh akibat serempetan motor sebelumnya. Saya mendengar jelas suara 'bless' seperti melindas sesuatu, yang ternyata adalah kaki korban yang putus," ujar Mashudi saat diwawancarai di lokasi kejadian.  

Pasca-kejadian mengerikan tersebut, suasana di perempatan Kraksaan Wetan sempat diwarnai kepanikan. Dalam kondisi cedera yang sangat kritis (betis terputus), korban secara dramatis berusaha merangkak secara mandiri menuju trotoar pengaman di sebelah utara jalan guna menghindari arus kendaraan yang masih berjalan.  

Melihat situasi tersebut, warga setempat dan para pengguna jalan langsung mengambil tindakan spontan. Massa segera menyetop dan memblokade arus kendaraan yang datang dari arah barat demi mencegah jatuhnya korban tambahan. Warga kemudian mengevakuasi korban secara swadaya menggunakan sebuah mobil pick up berwarna putih untuk segera dibawa ke RSUD Waluyo Jati.  

Sementara itu, truk bermuatan semen yang terus melaju ke arah timur pasca-kejadian langsung dikejar oleh sejumlah warga dan pengendara lain untuk diminta pertanggungjawaban.  

Hingga proses evakuasi mandiri oleh warga selesai dilakukan dan korban dilarikan ke rumah sakit, unit Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Probolinggo dilaporkan belum tiba di lokasi tempat kejadian perkara (TKP). Kasus laka lantas yang menambah catatan hitam kerawanan jalur Pantura Probolinggo ini kini dalam pantauan untuk penanganan lebih lanjut dari pihak kepolisian.
×
Berita Terbaru Update
Lapor Portal

Dukung Portal Probolinggo

QRIS Portal Probolinggo

Scan kode QRIS di atas untuk berdonasi

πŸ’Έ
Scan QRIS untuk Donasi

QRIS Portal Probolinggo

-->