portalprobolinggo.com, LUMAJANG- Dugaan aksi begal terhadap seorang anak sekolah dasar di wilayah Ranupakis, Kecamatan Klakah, Kabupaten Lumajang, viral di media sosial dan sempat membuat warga resah.
Peristiwa tersebut disebut terjadi pada Senin (11/5/2026) siang sekitar pukul 11.30 WIB di Dusun Buwek, dekat area makam. Korban diketahui merupakan pelajar asal Pajarakan, Kecamatan Randuagung, yang baru pulang usai mengikuti ujian sekolah di MI Miftaul Ulum Desa Ranuwurung.
Kasihumas Polres Lumajang, Ipda Suprapto, membenarkan adanya kejadian tersebut. Namun, ia menegaskan bahwa kendaraan milik korban tidak berhasil dibawa pelaku sehingga peristiwa itu dipastikan bukan aksi begal seperti informasi yang beredar di media sosial.
“Kendaraan tidak berhasil dibawa,” ujar Ipda Suprapto, dikutip dari LumajangSatu, Selasa (12/5/2026).
Selain itu, polisi juga memastikan tidak ada barang milik korban yang hilang dalam kejadian tersebut.
“Tidak ada barang dari korban yang hilang,” tambahnya.
Meski demikian, kasus tersebut tetap menjadi perhatian aparat kepolisian karena korban masih berstatus anak di bawah umur dan mengendarai sepeda motor sendiri di jalan raya.
Ipda Suprapto turut mengimbau para orang tua agar lebih ketat mengawasi anak-anak demi menghindari risiko kecelakaan maupun tindak kriminal di jalan.
“Titip edukasi kepada orang tua, jangan membiarkan anak yang belum cukup umur mengendarai sepeda motor,” tegasnya.
Saat ini, polisi masih melakukan pendalaman terkait kejadian tersebut dan meminta masyarakat tidak mudah terpancing informasi yang belum terverifikasi di media sosial.