-->

Notification

×

DPC PKB Kabupaten Probolinggo Kenakan Busana Adat Tengger pada Pelantikan Serentak Nasional, Tegaskan Komitmen Merawat Kebhinekaan

Rabu, 22 Juli 2026 | Juli 22, 2026 WIB | Last Updated 2026-07-22T15:26:11Z

Jakarta – Pelantikan serentak Pimpinan Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) se-Indonesia yang digelar di Alun-Alun Fatahillah, Kawasan Kota Tua, Jakarta, Rabu (22/7/2026), berlangsung dengan nuansa budaya Nusantara. Seluruh pengurus DPC PKB dari berbagai daerah diwajibkan mengenakan busana adat khas daerah masing-masing sebagai simbol komitmen partai dalam menjaga dan merawat keberagaman Indonesia.

Kebijakan tersebut menjadi salah satu pesan utama dalam pelantikan nasional, yakni memperkuat identitas kebangsaan melalui penghormatan terhadap budaya lokal. Ribuan pengurus DPC PKB dari seluruh Indonesia tampil dengan ragam pakaian adat yang merepresentasikan kekayaan budaya Nusantara.

DPC PKB Kabupaten Probolinggo tampil mengenakan busana adat Suku Tengger, salah satu warisan budaya masyarakat lereng Gunung Bromo yang menjadi identitas khas Kabupaten Probolinggo. Penampilan tersebut mencuri perhatian sekaligus menjadi representasi komitmen PKB Kabupaten Probolinggo dalam menjaga nilai-nilai budaya lokal di tengah dinamika politik nasional.

Dalam prosesi pelantikan, tampak Ketua DPC PKB Kabupaten Probolinggo Ra Fahmi AHZ didampingi Sekretaris M. Mahrus Sholeh dan Bendahara Dewi Azizah. Sementara di sisi jajaran Dewan Syuro hadir Ketua Dewan Syuro KH Tauhidillah Badri bersama Wakil Ketua Dewan Syuro Kyai Saiful Hadi, yang turut mengikuti rangkaian pelantikan nasional.

Momentum tersebut juga dihadiri oleh jajaran Fraksi PKB DPRD Kabupaten Probolinggo dan sejumlah pengurus partai, di antaranya Muchlis, Mochammad Alfatih, Didik Humaidi, Muad, Komariyah, Lukman Hakim, Armo Ekopurwanto, serta Rendra Hadi Kusuma, yang hadir memberikan dukungan terhadap kepengurusan baru DPC PKB Kabupaten Probolinggo.

Pelantikan serentak ini menjadi bagian dari konsolidasi nasional PKB dalam memperkuat struktur organisasi hingga tingkat daerah. Selain sebagai pengukuhan kepengurusan, kegiatan tersebut juga menjadi ajang mempererat soliditas kader sekaligus menegaskan bahwa politik kebangsaan harus berjalan beriringan dengan pelestarian budaya daerah.

Penggunaan busana adat dari seluruh penjuru Indonesia dalam satu forum nasional dinilai menjadi simbol bahwa keberagaman merupakan kekuatan bangsa yang harus terus dijaga. Bagi DPC PKB Kabupaten Probolinggo, pemilihan busana adat Suku Tengger bukan sekadar atribut seremonial, melainkan bentuk penghormatan terhadap kearifan lokal yang telah menjadi bagian dari identitas masyarakat Probolinggo.

Melalui pelantikan nasional tersebut, PKB diharapkan semakin memperkuat konsolidasi organisasi, memperkokoh semangat persatuan dalam bingkai kebhinekaan, serta menghadirkan kepemimpinan yang mampu mengakomodasi aspirasi masyarakat dengan tetap berakar pada nilai-nilai budaya dan tradisi Nusantara.(IN)

×
Berita Terbaru Update
Lapor Portal

Dukung Portal Probolinggo

QRIS Portal Probolinggo

Scan kode QRIS di atas untuk berdonasi

💸
Scan QRIS untuk Donasi

QRIS Portal Probolinggo

-->