KRUCIL - Pertandingan semifinal Garda Bangsa Cup 2026 menghadirkan drama dan tensi tinggi. Laga yang mempertemukan Kertosuko FC melawan BSM Pro di Lapangan Cemoro Sewu, Kecamatan Krucil, Kabupaten Probolinggo, Jumat (31/7/2026), berlangsung sengit sejak menit awal hingga peluit panjang dibunyikan.
Kedua tim sama-sama tampil disiplin dan berhati-hati sepanjang waktu normal. Sejumlah peluang berhasil diciptakan, namun rapatnya pertahanan dan penampilan gemilang para penjaga gawang membuat pertandingan berakhir tanpa gol. Skor 0-0 memaksa laga harus ditentukan melalui babak adu penalti.
Atmosfer pertandingan semakin memanas ketika para algojo dari kedua tim silih berganti menjalankan tugasnya. Adu ketenangan dan mental menjadi penentu. Setelah skor penalti kembali imbang, pertandingan berlanjut ke fase sudden death. Pada momen inilah Kertosuko FC berhasil memastikan kemenangan sekaligus mengakhiri perlawanan BSM Pro.
Kemenangan dramatis tersebut memastikan Kertosuko FC menjadi tim kedua yang melaju ke partai puncak Garda Bangsa Cup 2026. Di laga grand final, Kertosuko FC akan menghadapi Gending Mas FC, yang sebelumnya telah lebih dulu memastikan tiket final usai memenangi pertandingan semifinal lainnya.
Sementara itu, BSM Pro masih memiliki kesempatan menutup turnamen dengan hasil positif. Mereka dijadwalkan menghadapi Bandito FC dalam pertandingan perebutan peringkat ketiga.
Partai puncak Garda Bangsa Cup 2026 akan digelar pada Sabtu (1/8/2026) mulai pukul 13.00 WIB di Lapangan Cemoro Sewu, Kecamatan Krucil, Kabupaten Probolinggo. Panitia memperkirakan pertandingan akan menyedot perhatian masyarakat karena mempertemukan dua tim terbaik sepanjang turnamen.
Selain menyajikan pertandingan final dan perebutan juara ketiga, rangkaian acara juga akan dihadiri oleh Wakil Bupati Probolinggo, Fahmi Abdul Haq Zaini (Ra Fahmi AHZ) yang juga menjabat sebagai Ketua DPC PKB Kabupaten Probolinggo. Kehadiran orang nomor dua di Kabupaten Probolinggo tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap pembinaan olahraga, khususnya sepak bola di tingkat daerah.
Panitia juga menyiapkan hiburan bagi para penonton untuk memeriahkan laga penutup, sehingga grand final tidak hanya menjadi ajang perebutan gelar juara, tetapi juga menjadi hiburan bagi masyarakat yang hadir langsung di Lapangan Cemoro Sewu.
Garda Bangsa Cup 2026 sendiri menjadi salah satu turnamen sepak bola antarklub yang mendapat perhatian masyarakat Probolinggo. Selain menjadi wadah kompetisi, turnamen ini juga diharapkan mampu mempererat silaturahmi antarpemain, suporter, dan masyarakat serta menjadi ruang pembinaan bagi talenta-talenta sepak bola daerah yang berpotensi berkembang ke jenjang yang lebih tinggi.(IN)