-->

Notification

×

ORADO Kabupaten Probolinggo Gelar Black Coffee Cup I, Jaring Atlet Domino Menuju Kejurprov

Selasa, 28 Juli 2026 | Juli 28, 2026 WIB | Last Updated 2026-07-28T08:45:00Z
PROBOLINGGO – Pengurus Cabang Organisasi Olahraga Domino Indonesia (ORADO) Kabupaten Probolinggo sukses menggelar Turnamen Black Coffee Cup I di Black Cafe, Kecamatan Paiton, pada 25–26 Juli 2026. Turnamen perdana yang diikuti 32 tim dari berbagai kecamatan di Kabupaten Probolinggo dan Kota Probolinggo itu menjadi langkah awal ORADO memperkenalkan olahraga domino sekaligus menjaring atlet potensial untuk menghadapi Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) dan Kejuaraan Nasional (Kejurnas).

Sekretaris Umum Pengcab ORADO Kabupaten Probolinggo, Mochammad Alfatih atau yang akrab disapa Gus Fatih, mengatakan turnamen tersebut merupakan agenda perdana sejak kepengurusan ORADO Kabupaten Probolinggo terbentuk sekitar dua bulan lalu. Tingginya antusiasme peserta menjadi modal awal bagi organisasi dalam mengembangkan olahraga domino sebagai cabang olahraga prestasi.

"Alhamdulillah, antusias masyarakat sangat baik. Turnamen ini menjadi langkah awal kami memperkenalkan olahraga domino sekaligus melihat potensi atlet yang dimiliki Kabupaten Probolinggo," kata Gus Fatih.
Menurutnya, ORADO tidak hanya akan menggelar kompetisi bagi atlet senior, tetapi juga menyiapkan pembinaan berjenjang melalui kategori junior dan putri agar regenerasi atlet dapat berjalan secara berkesinambungan.

"Kami ingin ke depan ada turnamen rutin untuk kategori senior, junior, maupun putri. Dengan begitu pembinaan atlet bisa berjalan berkesinambungan," ujarnya.

Selain menggelar kompetisi, ORADO juga terus melakukan sosialisasi mengenai aturan pertandingan domino standar 101. Upaya tersebut dilakukan karena masih banyak masyarakat yang belum mengetahui bahwa domino telah memiliki regulasi resmi sebagai cabang olahraga.

Gus Fatih menambahkan, ORADO menargetkan pembentukan kepengurusan hingga tingkat kecamatan untuk memperluas pembinaan atlet di seluruh wilayah Kabupaten Probolinggo.

"Kami akan rutin menggelar kejuaraan cabang dan pertandingan ekshibisi untuk memantau kemampuan atlet. Dari sana akan lahir atlet-atlet yang dipersiapkan menghadapi Kejurprov tahun ini dan Kejurnas tahun depan," tuturnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Black Coffee Cup I, Mistria Harmonis, mengatakan turnamen tersebut juga menjadi sarana edukasi kepada masyarakat bahwa domino merupakan olahraga yang mengedepankan sportivitas dan strategi.

"Tujuan utama kegiatan ini adalah mengenalkan bahwa domino bukan permainan yang identik dengan hal negatif. Saat ini domino telah menjadi salah satu cabang olahraga yang bisa dimainkan secara sportif dan positif oleh semua kalangan," katanya.

Ia menjelaskan, peserta berasal dari berbagai elemen masyarakat, mulai komunitas pemuda, karang taruna, perangkat desa, hingga pecinta olahraga domino dari berbagai wilayah di Probolinggo Raya. Panitia juga menyediakan hadiah bagi juara pertama hingga juara keempat dengan total puluhan juta rupiah. Kegiatan tersebut mendapat dukungan dari PKB, UMI, serta jajaran Pengcab ORADO Kabupaten Probolinggo.

Pada akhir turnamen, Tim Triwungan 1 dari Kecamatan Kotaanyar berhasil meraih gelar juara pertama setelah tampil konsisten sepanjang pertandingan. Posisi juara kedua diraih Tim Domino Royal 1 dari Kota Probolinggo. Sementara Tim Bolo 3 dari Kota Probolinggo menempati peringkat ketiga, dan Tim Tambak Ukir dari Kecamatan Kotaanyar finis di posisi keempat.

Melalui penyelenggaraan Black Coffee Cup I, ORADO Kabupaten Probolinggo berharap olahraga domino semakin dikenal sebagai cabang olahraga prestasi sekaligus menjadi wadah pembinaan atlet daerah yang mampu bersaing di tingkat provinsi maupun nasional.
×
Berita Terbaru Update
Lapor Portal

Dukung Portal Probolinggo

QRIS Portal Probolinggo

Scan kode QRIS di atas untuk berdonasi

💸
Scan QRIS untuk Donasi

QRIS Portal Probolinggo

-->