Notification

×

Iklan

Iklan

Rubrik Terpopuler

Ning Dana Kawal Pembangunan Dinding Penahan Longsor di Kareng Lor

Senin, 10 Agustus 2026 | Agustus 10, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-08-10T12:49:22Z

KOTA PROBOLINGGO - Anggota DPRD Kota Probolinggo Fraksi PKB, Hj. Nur Hudana, S.H.I., atau yang akrab disapa Ning Dana, turun langsung menindaklanjuti aspirasi masyarakat terkait rencana pembangunan dinding penahan longsor di Kelurahan Kareng Lor, Kota Probolinggo, Senin (10/8/2026).

Peninjauan tersebut dilakukan bersama Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (PUPR-PKP) Kota Probolinggo, Ketua RT, serta tokoh masyarakat setempat. Mereka melihat langsung kondisi akses jalan yang selama ini rawan mengalami longsor, terutama saat musim hujan.

Kondisi tersebut membuat akses jalan warga terganggu. Material tanah yang longsor dapat menutup atau menghambat jalan sehingga masyarakat kesulitan melintas. Karena itu, pembangunan dinding penahan dinilai menjadi salah satu kebutuhan untuk menjaga akses tetap aman dan dapat digunakan.

Ning Dana mengatakan, peninjauan dilakukan di sela-sela pembahasan KUAPPAS PAPBD Tahun Anggaran 2026. Ia sengaja turun ke lapangan untuk memastikan aspirasi masyarakat dapat ditindaklanjuti secara langsung.

“Saya menyempatkan waktu turun ke masyarakat untuk menemui Pak RT dan tokoh masyarakat, menindaklanjuti usulan mereka agar ada perhatian dari pemerintah kota dalam rangka memperbaiki akses atau jalur antarkelurahan,” kata Ning Dana.

Menurutnya, kondisi jalan tersebut perlu mendapat perhatian karena saat musim hujan akses kerap terganggu akibat longsor.

“Kalau musim hujan, jalur ini sangat membutuhkan perbaikan dinding penahan atau drainase karena terjadi longsor sehingga akses menjadi lumpuh dan tidak bisa dilewati,” ujarnya.

Ning Dana berharap usulan tersebut dapat segera direalisasikan melalui anggaran PAPBD 2026. Ia menyebut, pihak Dinas PUPR-PKP telah turun langsung untuk melakukan pengecekan dan memperkirakan kebutuhan pembangunan di lokasi.

“Alhamdulillah, saya bersama pihak PU beserta staf turun ke lapangan langsung untuk mengestimasi, menyesuaikan dengan anggaran yang ada, serta memperhatikan titik koordinat yang akan diupayakan agar secepatnya terealisasi,” jelasnya.

Dari Dinas PUPR-PKP Kota Probolinggo, Edi mengatakan, pembangunan dinding penahan tersebut memiliki fungsi penting untuk mencegah longsor yang terjadi ketika hujan.

“Dinding penahan ini fungsinya agar ketika hujan tidak longsor. Ini sering kali longsor,” kata Edi.

Ia memastikan hasil peninjauan akan ditindaklanjuti dengan memperhatikan kondisi lapangan dan ketersediaan anggaran. Pihaknya berharap pembangunan nantinya dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat bagi masyarakat Kareng Lor.

Sementara itu, Ketua RT 1 RW 1 Kareng Lor, Mutaalim, menyampaikan bahwa kondisi jalan tersebut selama ini menjadi perhatian warga. Menurutnya, jalan kerap sulit dilalui ketika terjadi longsor.

“Harapan saya ke depannya jalan ini bisa dilewati karena tahun-tahun sebelumnya tidak bisa dilewati. Banyak orang yang mengeluhkan jalan ini,” ungkap Mutaalim.

Ia menyebut, dinding penahan yang direncanakan memiliki panjang kurang lebih 300 meter. Warga berharap pembangunan tersebut dapat segera terealisasi sehingga akses jalan dapat digunakan masyarakat dari wilayah Kota maupun Kabupaten Probolinggo.

“Harapan saya ke depan jalan ini bisa dilewati untuk semua orang, baik dari kota maupun kabupaten,” pungkasnya.

Peninjauan langsung tersebut menjadi bagian dari upaya menindaklanjuti aspirasi masyarakat sekaligus memastikan kebutuhan pembangunan di lapangan dapat disesuaikan dengan perencanaan dan anggaran pemerintah daerah.

×
Berita Terbaru Update