Notification

×

Iklan

Iklan

Rubrik Terpopuler

Ning Hani Bersama 700 Pelajar Gaungkan Semangat Menjaga Kelestarian Bumi

Minggu, 23 Agustus 2026 | Agustus 23, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-08-23T01:13:48Z
PORTALPROBOLINGGO.COM, GENDING - Sebanyak 700 pelajar tingkat sekolah dasar (SD) hingga sekolah menengah pertama (SMP) mengikuti Gending Scout Camp yang digelar Kwartir Ranting (Kwarran) Gerakan Pramuka Kecamatan Gending, Kabupaten Probolinggo, Sabtu (22/8/2026). Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ruang untuk membangun kemandirian dan kebersamaan, tetapi juga dimanfaatkan untuk menanamkan kepedulian terhadap lingkungan sejak usia dini. Rangkaian acara diisi dengan nonton bareng film Menolak Punah, doa bersama, serta api unggun. Founder Jenggala, Ning Umi Haniah atau akrab disapa Ning Hani, turut hadir dan memberikan semangat kepada ratusan peserta. Di hadapan para pelajar, ia mengajak generasi muda menjaga kelestarian bumi melalui kebiasaan sederhana dalam kehidupan sehari-hari. “Menjaga lingkungan tidak harus dimulai dari hal-hal besar. Kebiasaan sederhana seperti tidak membuang sampah sembarangan merupakan bagian dari upaya menjaga bumi agar tetap lestari,” ujar Ning Hani. Menurutnya, sampah yang tidak dikelola dengan baik berpotensi mencemari lingkungan. Terlebih, sejumlah jenis sampah membutuhkan waktu sangat lama untuk terurai sehingga dampaknya dapat diwariskan kepada generasi mendatang. Ning Hani menilai kegiatan perkemahan dapat menjadi sarana yang tepat untuk mengenalkan tanggung jawab terhadap lingkungan kepada anak-anak. Sebab, para peserta tidak hanya memperoleh pengetahuan, tetapi juga berinteraksi secara langsung dengan alam. Ia pun meminta para peserta mengikuti seluruh rangkaian Gending Scout Camp dengan penuh semangat. Menurutnya, perkemahan bukan sekadar kegiatan bermalam di luar rumah, melainkan proses pembelajaran untuk menumbuhkan kedisiplinan, kemandirian, kerja sama, dan kepedulian. “Pengalaman selama mengikuti perkemahan diharapkan dapat membentuk kebiasaan baik yang terus diterapkan di rumah, sekolah, maupun lingkungan masyarakat,” katanya. Kegiatan tersebut juga diisi dengan doa bersama untuk masyarakat yang sedang menghadapi bencana di sejumlah wilayah Indonesia. Para peserta mendoakan warga terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur serta kebakaran hutan di Kalimantan. Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan pemutaran film Menolak Punah. Film tersebut dipilih untuk membuka wawasan peserta mengenai persoalan lingkungan dan pentingnya menjaga keberlanjutan alam. Sementara itu, kegiatan api unggun menjadi momentum untuk mempererat kebersamaan sekaligus memperkuat semangat kepramukaan. Nilai kedisiplinan, tanggung jawab, gotong royong, dan kecintaan terhadap alam menjadi pesan utama dalam kegiatan tersebut. Bagi Ning Hani, menanamkan kepedulian lingkungan kepada anak-anak merupakan investasi jangka panjang. Kesadaran menjaga bumi perlu dibangun melalui pengalaman dan pembiasaan agar tidak berhenti sebagai pengetahuan, tetapi menjadi perilaku sehari-hari. Melalui Gending Scout Camp, Ning Hani bersama 700 pelajar menggaungkan pesan bahwa menjaga kelestarian bumi merupakan tanggung jawab bersama. Upaya tersebut dapat dimulai dari tindakan sederhana, seperti tidak membuang sampah sembarangan dan menjaga kebersihan lingkungan sekitar.(IN)
×
Berita Terbaru Update