Polisi Ungkap Identitas Pria yang Ditemukan Meninggal di Leces, Tak Ada Tanda Kekerasan
PROBOLINGGO, PortalProbolinggo.com – Polres Probolinggo mengungkap identitas pria yang ditemukan meninggal dunia di lahan pertanian Desa Malasan Kulon, Kecamatan Leces, Kabupaten Probolinggo, Jumat (25/9/2026).
Korban diketahui berinisial S (76), warga Kecamatan Bantaran, Kabupaten Probolinggo. Sehari-hari korban bekerja sebagai petani.
Korban ditemukan sekitar pukul 07.00 WIB oleh seorang warga yang melintas di kawasan lahan pertanian. Temuan tersebut kemudian dilaporkan kepada perangkat desa dan diteruskan ke Polsek Leces.
Petugas Polsek Leces bersama personel Polres Probolinggo selanjutnya mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Pemeriksaan luar terhadap jenazah juga dilakukan bersama tenaga kesehatan dari Puskesmas Leces.
Kapolres Probolinggo AKBP Rizki melalui Kapolsek Leces IPTU Nurwasil mengatakan, dari hasil pemeriksaan awal tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
“Dari pemeriksaan luar bersama petugas Puskesmas Leces, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban,” kata IPTU Nurwasil.
Berdasarkan keterangan keluarga kepada kepolisian, korban diketahui meninggalkan rumah sejak Rabu (23/9/2026), seusai melaksanakan salat Subuh.
Korban tidak kembali ke rumah hingga akhirnya ditemukan meninggal dunia di wilayah Kecamatan Leces dua hari kemudian.
Keluarga sebelumnya sempat melakukan pencarian. Namun, kepergian korban tidak langsung dilaporkan kepada kepolisian karena korban disebut beberapa kali pernah meninggalkan rumah tanpa pamit dan kemudian kembali ditemukan.
Setelah mendapat informasi dari tetangga mengenai penemuan seorang pria meninggal dunia di wilayah Leces, keluarga kemudian mendatangi lokasi dan memastikan bahwa korban merupakan anggota keluarga mereka.
“Pihak keluarga telah menerima kejadian ini sebagai musibah dan tidak menuntut pihak mana pun. Jenazah selanjutnya telah diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan,” ujar IPTU Nurwasil.
Dengan adanya keterangan resmi tersebut, informasi awal yang beredar mengenai identitas korban kini telah mendapat kepastian dari kepolisian. Sementara berdasarkan pemeriksaan luar, polisi tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
Polres Probolinggo juga mengimbau masyarakat untuk segera melapor apabila terdapat anggota keluarga yang hilang atau tidak diketahui keberadaannya agar proses pencarian dapat dilakukan secepatnya.