-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Dewi Azizah Konsolidasikan PKB di 17 Desa Besuk, Musran Jadi Penguatan Akar Rumput

Sabtu, 31 Oktober 2026 | Oktober 31, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-10-30T23:07:14Z
PROBOLINGGO – Musyawarah Ranting (Musran) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di Kecamatan
Besuk, Kabupaten Probolinggo, menjadi bagian dari langkah konsolidasi organisasi hingga tingkat desa.
Kegiatan yang berlangsung di Desa Alas Kandang pada Kamis (29/10/2026) itu melibatkan peserta dari 17
desa se-Kecamatan Besuk.
Bendahara DPC PKB Kabupaten Probolinggo, Dewi Azizah, S.I.P., hadir dalam kegiatan tersebut.
Kehadirannya menempatkan forum Musran sebagai salah satu agenda yang menghubungkan kepengurusan
tingkat kabupaten dengan struktur partai di tingkat ranting. Bagi organisasi politik, hubungan antartingkatan
itu diperlukan agar keputusan dan program tidak berhenti pada jajaran pengurus di atas.
Dalam forum tersebut, Dewi mengajak pengurus yang akan dikukuhkan untuk bergerak bersama
menghadapi agenda pemilihan mendatang. “Nanti kalau sudah dikukuhkan, mari bersama-sama
memenangkan PKB di Pileg dan Pemilu 2029 mendatang,” ujar Dewi Azizah. Pernyataan itu menunjukkan
bahwa pembenahan struktur ranting dikaitkan dengan persiapan organisasi menuju kontestasi politik 2029.
Meski demikian, penguatan akar rumput tidak hanya berkaitan dengan agenda pemilu. Setelah susunan
kepengurusan terbentuk dan dikukuhkan, tantangan berikutnya adalah memastikan setiap ranting
mempunyai pembagian tugas, jalur koordinasi, dan kegiatan yang dapat dijalankan secara berkelanjutan.
Tanpa tindak lanjut, forum organisasi berisiko berhenti sebagai kegiatan seremonial.
Dari sisi tata kelola kepartaian, penataan ranting dapat dijalankan secara bertahap. Tahap awal meliputi
kejelasan susunan dan tanggung jawab pengurus, kemudian disusul komunikasi yang teratur dan pencatatan
kegiatan. Tahapan itu menjadi pekerjaan penting setelah pembentukan struktur agar tugas tidak berhenti
pada pembagian jabatan. Apabila pengurus di desa mempunyai jalur koordinasi yang berfungsi,
perkembangan organisasi dapat dipantau tanpa harus menunggu pertemuan berskala besar. Pada saat yang
sama, keberadaan ranting membuka kemungkinan bagi warga untuk mengetahui siapa yang dapat
dihubungi terkait kegiatan dan komunikasi partai di lingkungannya.
Keterlibatan 17 desa memberi cakupan kewilayahan yang luas bagi proses konsolidasi di Besuk. Setiap
ranting memiliki lingkungan sosial dan kebutuhan komunikasi yang berbeda. Karena itu, koordinasi
antarpengurus diperlukan agar gerak organisasi tetap sejalan, tanpa mengabaikan persoalan yang ditemui di
desa masing-masing.
Kecamatan Besuk juga berada dalam cakupan daerah pemilihan Kraksaan, Besuk, dan Gading yang
menjadi konteks kegiatan tersebut. Dengan demikian, pembentukan struktur di tingkat desa dapat dipahami
sebagai bagian dari penataan jejaring organisasi di wilayah itu, bukan semata pengumpulan peserta dalam
satu pertemuan.
Musran di Alas Kandang menjadi titik awal bagi pekerjaan yang lebih panjang. Ukuran keberlanjutannya
akan tampak setelah forum selesai: seberapa aktif pengurus berkoordinasi, menjalankan tanggung jawab
organisasi, serta menjaga komunikasi dengan masyarakat. Fokus inilah yang menempatkan konsolidasi akar rumput sebagai bagian penting dari agenda PKB di Besuk.
×
Berita Terbaru Update