-->

Notification

×

GMNI Probolinggo Desak Pemerintah Tuntaskan Masalah Buta Aksara

Selasa, 06 Mei 2025 | Mei 06, 2025 WIB | Last Updated 2025-05-06T16:07:37Z
Probolinggo — Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Cabang Probolinggo mendesak pemerintah daerah agar segera mengambil langkah konkret untuk menuntaskan permasalahan buta aksara yang masih tinggi di wilayah tersebut.

Ketua GMNI Probolinggo, Devia Rosa Amalinda, menyampaikan keprihatinannya terhadap masih banyaknya masyarakat yang belum bisa membaca dan menulis. Ia menilai bahwa kondisi ini menjadi penghambat utama dalam menciptakan generasi muda yang berkualitas dan siap menghadapi tantangan zaman.

"Butuh upaya serius dari pemerintah daerah, terutama dalam menyediakan akses pendidikan yang merata, khususnya di daerah terpencil," ujarnya.

GMNI juga mendorong peningkatan fasilitas pendidikan serta program-program pemberantasan buta aksara yang melibatkan partisipasi aktif masyarakat. Menurut organisasi mahasiswa ini, kolaborasi antara pemerintah, lembaga pendidikan, dan elemen masyarakat sangat penting untuk mempercepat penurunan angka buta aksara.

“Kami siap mendukung dan ikut ambil bagian dalam program-program tersebut, asalkan ada komitmen nyata dari pihak pemerintah,” tambahnya.

GMNI berharap pemerintah daerah menjadikan isu ini sebagai prioritas dalam perencanaan pembangunan sumber daya manusia di Kabupaten Probolinggo.


Pewarta : Afandy |  Editor : Riaf 

×
Berita Terbaru Update
Lapor Portal

Dukung Portal Probolinggo

QRIS Portal Probolinggo

Scan kode QRIS di atas untuk berdonasi

💸
Scan QRIS untuk Donasi

QRIS Portal Probolinggo

-->