-->

Notification

×

4.330 Warga Krucil Terima BLTS Kesra Non-Rekening, Penetapan Berbasis Desil Pastikan Bantuan Tepat Sasaran

Selasa, 25 November 2025 | November 25, 2025 WIB | Last Updated 2025-11-25T11:13:43Z

KRUCIL . PortalProbolinggo.com 

Penyaluran Bantuan Langsung Tunai Sementara (BLTS) Kesra tahun 2025 mulai direalisasikan di Kecamatan Krucil, Kabupaten Probolinggo. Sebanyak 4.330 warga miskin dan rentan miskin yang tidak memiliki rekening bank menerima pencairan bantuan sebesar Rp900.000 melalui Pos Indonesia. Sementara itu, penerima yang telah memiliki rekening lebih dulu menerima bantuan serupa melalui transfer langsung ke rekening masing-masing.

Kebijakan BLTS Kesra 2025 secara khusus menyasar masyarakat desil 1 hingga desil 4, yaitu kelompok sangat miskin, miskin, dan rentan miskin yang tidak tercakup dalam bantuan sosial reguler seperti Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT). Penetapan penerima dilakukan secara berlapis, dimulai dari pemanfaatan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), dilanjutkan seleksi berdasarkan sistem desil kesejahteraan, dan ditutup dengan verifikasi faktual oleh Dinas Sosial Kabupaten Probolinggo.

Hendro, Kasi Kesra Kecamatan Krucil, menjelaskan bahwa mekanisme berbasis desil ini diterapkan untuk memastikan bantuan tepat sasaran dan menjangkau kelompok yang benar-benar membutuhkan.

“Penetapan penerima BLTS Kesra ini berdasarkan desil, mulai desil 1 sampai 4. Artinya mereka adalah warga sangat miskin, miskin, dan rentan miskin yang selama ini tidak menerima bantuan sosial reguler. Data awal dari DTSEN kemudian diverifikasi kembali oleh Dinas Sosial,” ujarnya.

Pendamping PKH Krucil, Abu Yazid al Bustomi, menambahkan bahwa BLTS Kesra merupakan skema bantuan sementara untuk meringankan beban kebutuhan dasar masyarakat ekonomi lemah.

“Karena mereka tidak masuk bansos reguler, BLTS Kesra diberikan sebagai bantuan sementara untuk meringankan kebutuhan dasar. Nominalnya sama, Rp900 ribu,” terangnya.

Proses pencairan melalui Pos Indonesia dilakukan mulai 25 hingga 29 November 2025. Warga penerima diwajibkan membawa undangan resmi, melakukan verifikasi identitas, dan menjalani proses pemadanan data sebelum bantuan dicairkan. Kecamatan Krucil mencatat Desa Kertosuko sebagai penerima terbanyak dengan 542 keluarga, sedangkan Desa Pandan Laras menjadi penerima paling sedikit dengan 112 keluarga.

Sejumlah warga penerima menyampaikan rasa syukur atas bantuan tersebut. Mereka mengaku baru pertama kali mendapat bantuan langsung dari pemerintah.

“Alhamdulillah, kami sangat terbantu. Terima kasih kepada Presiden Prabowo dan Bupati Haris. Selama ini kami tidak pernah mendapatkan bantuan apa pun. BLTS Kesra ini sangat berarti,” ungkap salah satu penerima dari Desa Bermi.


Dengan jumlah penerima yang signifikan, BLTS Kesra menjadi instrumen perlindungan sosial yang diharapkan mampu memberikan bantalan ekonomi sementara bagi masyarakat miskin di wilayah pedesaan. Kebijakan penetapan berbasis desil dinilai tepat untuk memastikan bantuan tidak hanya merata, tetapi juga akurat sesuai kondisi riil warga di lapangan.(ma/ko)

×
Berita Terbaru Update
Lapor Portal

Dukung Portal Probolinggo

QRIS Portal Probolinggo

Scan kode QRIS di atas untuk berdonasi

💸
Scan QRIS untuk Donasi

QRIS Portal Probolinggo

-->