
PROBOLINGGO . Layanan transportasi laut di kawasan Tapal Kuda dan Madura memasuki babak baru dengan beroperasinya Kapal Express Bahari 8B sebagai rute reguler dari Pelabuhan DABN Probolinggo menuju sejumlah pulau dan pelabuhan strategis: Gili Ketapang (Probolinggo), Gili Mandangin (Sampang), dan Pelabuhan Brantah (Pamekasan).
Tidak hanya rute reguler harian, di akhir pekan layanan diperluas ke dua titik penting lainnya, yakni Gili Iyang—yang dikenal sebagai pulau dengan kadar oksigen tertinggi di Indonesia—serta Pelabuhan Kalianget, Kabupaten Sumenep. Langkah ini sekaligus memperkuat aksesibilitas kawasan kepulauan Madura yang selama ini mengandalkan jalur laut tradisional.
Kapasitas Besar dan Fasilitas Lengkap
Express Bahari 8B mampu mengangkut hingga 360 penumpang dengan dua kelas layanan, yakni VIP dan Eksekutif. Seluruh kabin dilengkapi AC, kursi yang lebih nyaman, dan fasilitas keselamatan standar seperti jaket pelampung (life jacket), untuk memastikan kenyamanan sekaligus keamanan penumpang selama perjalanan laut.
Tarif Super Terjangkau Berkat Subsidi Pemprov Jawa Timur
Salah satu daya tarik layanan ini adalah harga tiket yang sangat murah, karena mendapat subsidi dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Tarif dewasa yang diberlakukan antara lain:
- Probolinggo → Gili Ketapang: Rp 5.700
- Probolinggo → Gili Mandangin: Rp 5.700
- Probolinggo → Pelabuhan Brantah (Pamekasan): Rp 6.200
- Probolinggo → Gili Iyang: Rp 11.700
- Probolinggo → Kalianget (Sumenep): Rp 17.800
Dengan tarif yang bahkan lebih murah dibanding ongkos transportasi darat jarak dekat, masyarakat dipastikan akan semakin mudah bergerak antarwilayah—baik untuk bekerja, berdagang, sekolah, ataupun menjalankan aktivitas wisata.
Ada Bus Pengumpan, Akses ke Pelabuhan Makin Mudah
Untuk mempermudah perjalanan penumpang, layanan ini juga menyediakan “bus pengumpan” yang mengantar masyarakat langsung hingga ke depan pintu pelabuhan. Penumpang tidak lagi harus mencari angkutan lanjutan, sehingga perjalanan lebih efisien dan ramah keluarga.
Dorong Ekonomi, Perdagangan, dan Pariwisata
Hadirnya rute baru Express Bahari 8B dipandang sebagai lompatan besar dalam konektivitas Probolinggo - Madura. Jalur laut yang terintegrasi ini diharapkan:
- meningkatkan mobilitas masyarakat kepulauan,
- memperkuat arus logistik dan perdagangan,
- serta mengundang wisatawan untuk menikmati destinasi bahari seperti Gili Ketapang dan Gili Iyang.
Dengan semakin terhubungnya titik-titik pesisir dan kepulauan, kawasan Madura–Probolinggo berpeluang menjadi koridor ekonomi baru yang kompetitif, inklusif, dan berdaya saing tinggi.
Layanan Express Bahari 8B resmi dibuka untuk umum dan kini menjadi salah satu moda transportasi laut paling strategis di Jawa Timur.