-->

Notification

×

Di Tengah Bencana, Wamenperin Faisol Riza Inisiasi Doa Bersama untuk Keselamatan Probolinggo

Jumat, 23 Januari 2026 | Januari 23, 2026 WIB | Last Updated 2026-01-23T10:06:55Z

PROBOLINGGO - Gelombang bencana alam yang melanda sejumlah wilayah di Jawa Timur dalam beberapa pekan terakhir, khususnya di Kabupaten Probolinggo, memantik respons keprihatinan berbagai pihak. Banjir, tanah longsor, hingga angin puting beliung yang terjadi silih berganti dinilai membutuhkan penguatan ikhtiar lahir dan batin bagi masyarakat terdampak.

Sebagai bentuk kepedulian spiritual, Wakil Menteri Perindustrian RI, Faisol Riza, menginisiasi kegiatan sarwaan dan doa bersama bersama Ibu-ibu Muslimat Sarwah pada Kamis (22/1/2026). Kegiatan tersebut dilaksanakan secara serentak di beberapa titik di Kabupaten Probolinggo dan diikuti puluhan warga setempat.

Doa bersama digelar di Dusun Sumur, Desa Brabe, Kecamatan Maron, serta di Desa Liprak Kulon dan Desa Banyuanyar Tengah, Kecamatan Banyuanyar. Meski tidak dihadiri langsung oleh Wamenperin, kegiatan tersebut tetap berlangsung khidmat sebagai wujud ikhtiar kolektif masyarakat dalam menghadapi situasi bencana.

Di Dusun Sumur, Desa Brabe, doa dipimpin oleh Badrul Kamal. Sementara itu, di wilayah Kecamatan Banyuanyar, rangkaian doa dan sarwaan dipandu oleh Ustaz Taufiq Hidayatullah. Keduanya menekankan pentingnya kebersamaan dan kekuatan spiritual sebagai penopang ketahanan sosial masyarakat.

Badrul Kamal menjelaskan bahwa doa bersama ini tidak hanya dimaknai sebagai ritual keagamaan, tetapi juga sebagai ruang solidaritas sosial di tengah situasi darurat. Menurutnya, kegiatan tersebut mencerminkan kepedulian Faisol Riza terhadap kondisi masyarakat Probolinggo yang tengah diuji bencana alam.

“Melalui doa bersama ini, Pak Faisol Riza ingin menitipkan kepedulian dan harapan keselamatan bagi masyarakat Probolinggo, meskipun beliau tidak dapat hadir secara langsung,” ujarnya.

Pandangan senada disampaikan Ustaz Taufiq Hidayatullah. Ia menilai doa bersama menjadi sarana penguatan mental dan spiritual warga agar tetap tabah dan saling menguatkan. Dalam konteks bencana, menurutnya, ikhtiar batin menjadi bagian penting yang melengkapi upaya penanganan secara fisik.

“Doa bersama ini adalah ikhtiar batin agar Probolinggo senantiasa diberi perlindungan dan masyarakatnya diberi kekuatan dalam menghadapi musibah,” tuturnya.

Respons positif juga datang dari warga. Sanati (42), salah satu peserta doa bersama, mengaku bersyukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia merasakan suasana kebersamaan yang menumbuhkan ketenangan dan harapan di tengah kekhawatiran akibat bencana.

“Kami merasa lebih tenang dan saling menguatkan. Semoga Probolinggo dijauhkan dari berbagai bencana,” ucapnya.

Rangkaian kegiatan sarwaan ditutup dengan doa bersama yang dipanjatkan untuk keselamatan, kesehatan, serta ketenteraman masyarakat Kabupaten Probolinggo, agar mampu melewati masa-masa sulit akibat banjir, longsor, dan angin puting beliung yang melanda sejumlah wilayah.(IN)


×
Berita Terbaru Update
Lapor Portal

Dukung Portal Probolinggo

QRIS Portal Probolinggo

Scan kode QRIS di atas untuk berdonasi

💸
Scan QRIS untuk Donasi

QRIS Portal Probolinggo

-->