
Probolinggo, 18 Januari 2025 - Minggu pagi, DPC PDI Perjuangan Kabupaten Probolinggo bersama jajaran PAC dan ranting menyalurkan bantuan makanan bagi warga terdampak banjir di beberapa desa. Sebanyak 500 paket nasi bungkus dibagikan langsung kepada warga yang rumah dan dapurnya terdampak banjir.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Probolinggo, Khoirul Anam, yang juga anggota DPRD Kabupaten Probolinggo, memimpin langsung kegiatan ini. Ia menuturkan, “Sejak malam kemarin kami sudah menyiapkan bantuan. Pagi ini, mulai subuh, kami mengunjungi desa-desa terdampak seperti Krejengan, Kamal Kuning, Jati Urip, hingga Opo-Opo. Banyak keluarga yang sejak semalam tidak bisa tidur karena membersihkan rumah mereka. Dengan 500 paket nasi ini, kami ingin meringankan beban mereka, setidaknya untuk kebutuhan makan pagi.”

Khoirul Anam menambahkan bahwa kegiatan ini juga melibatkan koordinasi dengan Dinas Sosial dan BPBD Kabupaten Probolinggo agar dapur umum dapat segera difungsikan. “Kami mencatat sekitar 45 kepala keluarga terdampak banjir di beberapa titik desa. Banyak bahan makanan mereka ikut terendam, sehingga peran dapur umum sangat penting untuk membantu warga yang belum bisa memasak,” ujarnya.

Sekjen DPC PDI Perjuangan, Abdul Basit, menegaskan, “Ini bukan hanya amanah partai, tapi juga tanggung jawab kami sebagai wakil rakyat. Semua warga terdampak mendapatkan perhatian yang sama. Kami turun langsung agar bantuan sampai ke tangan yang membutuhkan.”

Rombongan PDI Perjuangan juga mendatangi Pondok Pesantren Raudlatul Hasaniyah di Mojolegi, salah satu lokasi terdampak banjir. Di sana, paket nasi diserahkan kepada pengurus pondok dan santri yang membutuhkan. Menurut pengurus pondok, bantuan ini sangat berarti karena beberapa fasilitas dapur pondok ikut terendam, sehingga aktivitas memasak menjadi terganggu.
Kegiatan ini menegaskan peran PDI Perjuangan Kabupaten Probolinggo hingga tingkat ranting sebagai garda terdepan dalam tanggap bencana, sekaligus memperlihatkan kepedulian partai terhadap rakyat. Pendekatan ini bukan hanya memberikan bantuan langsung, tetapi juga memperkuat solidaritas sosial dan kesiapsiagaan menghadapi bencana alam.
Khoirul Anam menambahkan, “Kegiatan ini akan terus berlanjut sampai semua warga terdampak dapat beraktivitas normal kembali. Kami berharap sinergi dengan pemerintah daerah dan organisasi kemasyarakatan dapat mempercepat pemulihan kondisi warga.”
Dengan langkah nyata ini, PDI Perjuangan Kabupaten Probolinggo menunjukkan keberpihakan terhadap rakyat melalui aksi sosial yang langsung meringankan beban warga terdampak banjir, sekaligus memperkuat ikatan antara partai dan masyarakat.(ma/ko)