KRAKSAAN - Menteri Koordinator Bidang Pangan Republik Indonesia, Zulkifli Hasan, melakukan kunjungan ke Pondok Pesantren Syech Abdul Qodir Al-Jailani di Desa Rangkang, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, pada Jumat (13/3/2026).
Kedatangan Zulkifli Hasan disambut hangat oleh pengasuh pondok pesantren KH Abdul Hafid Aminuddin bersama KH Ahmad Abdul Qodir yang akrab disapa Gus Qodir, serta para santri dan masyarakat sekitar.

Kunjungan tersebut sekaligus menjadi momentum penyaluran bantuan pangan bagi masyarakat terdampak bencana banjir di wilayah Kabupaten Probolinggo. Bantuan yang disiapkan berupa 5.000 sak beras, dengan masing-masing sak berisi 5 kilogram.
Pengasuh pondok pesantren, Gus Qodir, menjelaskan bahwa bantuan tersebut akan didistribusikan ke 11 titik wilayah mulai dari Kecamatan Tongas hingga Kecamatan Paiton.
“Setiap titik nanti akan menerima sekitar 350 sampai 400 sak beras sesuai kebutuhan masyarakat yang terdampak banjir,” ujar Gus Qodir.
Dalam kegiatan yang berlangsung di pondok pesantren tersebut, secara simbolis telah dibagikan 1.000 sak beras kepada masyarakat sekitar. Sementara penyaluran ke titik lainnya akan dilakukan mulai hari berikutnya.
“Awalnya direncanakan bantuan ini akan dibagikan langsung oleh Pak Menko. Namun beliau harus kembali ke Jakarta karena ada agenda rapat dengan Presiden. Jadi untuk pembagian di titik lainnya akan diwakili oleh kami bersama tim,” tambahnya.
Sementara itu, panitia kegiatan Zainul Hasan (38) menjelaskan bahwa bantuan sembako tersebut diberikan kepada masyarakat kurang mampu serta para simpatisan dari berbagai wilayah di Kabupaten Probolinggo.
“Sembako ini dibagikan kepada masyarakat kurang mampu dan simpatisan dari beberapa daerah seperti Kraksaan, Besuk, dan Krejengan,” kata Zainul Hasan.
Ia juga menyampaikan bahwa kedatangan Menteri Koordinator Pangan ke pesantren tersebut merupakan bagian dari agenda menyapa masyarakat Kabupaten Probolinggo.
“Bapak Menteri datang ke Probolinggo dan ke pesantren ini untuk menyapa masyarakat. Dalam sambutannya beliau juga menyampaikan bahwa beliau sangat merindukan sosok KH Abdul Hafid Aminuddin,” ujarnya.
Menurut Zainul Hasan, dalam kunjungan tersebut Menko Pangan membawa bantuan beras yang langsung disalurkan kepada masyarakat.
“Pak Menteri datang membawa bantuan beras. Khusus untuk di lokasi ini saja ada 1.000 sak beras, dengan isi 5 kilogram per sak,” jelasnya.
Ia mengaku bersyukur atas kunjungan tersebut meskipun persiapan acara dilakukan dalam waktu yang relatif singkat.
“Kami sangat bersyukur sekali didatangi Bapak Menteri. Persiapannya juga cukup mendadak karena baru kemarin kami mendapat informasi bahwa beliau akan datang ke sini. Sejak tadi malam kami langsung mempersiapkan segala kebutuhan dan berkoordinasi dengan tim agar acara ini berjalan lancar,” katanya.
Zainul juga berharap masyarakat terus memberikan dukungan kepada pemerintah dalam menjaga stabilitas dan ketersediaan pangan nasional.
“Kami berharap masyarakat terus memberikan dukungan kepada pemerintah yang dipimpin oleh Presiden Prabowo untuk terus meningkatkan kualitas pangan. Apalagi dengan kondisi konflik di beberapa negara di dunia, masyarakat tentu khawatir. Namun tadi Pak Menteri juga menyampaikan bahwa untuk urusan pangan di Indonesia insya Allah tetap aman,” ujarnya.
Dalam sambutannya, Zulkifli Hasan juga menegaskan bahwa ketersediaan pangan nasional saat ini dalam kondisi aman meskipun dunia sedang menghadapi berbagai konflik geopolitik.
Ia memastikan berbagai komoditas pangan pokok seperti beras, gandum, ikan, telur, ayam, hingga minyak goreng masih tersedia dalam jumlah cukup sehingga masyarakat tidak perlu khawatir terhadap kebutuhan pangan, khususnya selama bulan Ramadan.
Kunjungan tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkuat ketahanan pangan sekaligus memberikan dukungan langsung kepada masyarakat yang terdampak bencana di wilayah Kabupaten Probolinggo.(IN)