
PAITON - Lora Berkhidmat untuk Probolinggo (LBP) menggelar kegiatan buka puasa bersama sekaligus santunan kepada 1.000 anak yatim dan dhuafa pada Minggu (15/3/2026). Kegiatan tersebut berlangsung di depan Torasera Nurja, Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo, dan dihadiri ratusan relawan dari berbagai wilayah di Kabupaten Probolinggo.
Kegiatan yang berlangsung di bulan suci Ramadan ini menjadi momentum silaturahmi sekaligus bentuk kepedulian sosial kepada masyarakat yang membutuhkan. Para penerima santunan berasal dari berbagai kecamatan di Kabupaten Probolinggo, sementara relawan LBP yang hadir datang dari 24 kecamatan.
Penanggung jawab kegiatan yang juga Sekretaris Jenderal LBP, Deny Hidayat, yang dikenal sebagai salah satu ulama muda di Kabupaten Probolinggo, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan agenda rutin organisasi setiap bulan Ramadan.
Menurutnya, kegiatan santunan ini tidak hanya menjadi ajang berbagi kepada anak yatim dan dhuafa, tetapi juga menjadi ruang konsolidasi serta silaturahmi bagi para relawan LBP di seluruh Kabupaten Probolinggo.
“Acara ini diselenggarakan oleh teman-teman LBP yang dipimpin langsung oleh Ketua Umum LBP, Lora Fahmi AHZ. Santunan yang diberikan pada sore hari ini diperuntukkan bagi 1.000 anak yatim dan dhuafa dari berbagai wilayah di Kabupaten Probolinggo,” ujar Ulama Muda Deny
Ia juga menjelaskan bahwa kegiatan tersebut mendapat dukungan dari salah satu donatur, yakni Habib Sofi yang berasal dari Singapura dan merupakan alumni Pondok Pesantren Nurul Jadid.
“Alhamdulillah kegiatan ini juga mendapat dukungan dari salah satu donatur kami, Habib Sofi dari Singapura yang kebetulan juga alumni Nurul Jadid. Para relawan yang hadir berasal dari seluruh kecamatan di Kabupaten Probolinggo, sehingga kegiatan ini juga menjadi momentum koordinasi dan silaturahmi antar relawan,” jelasnya.
Deny menegaskan bahwa kegiatan buka puasa bersama dan santunan anak yatim ini merupakan agenda rutin LBP yang terus dilaksanakan setiap Ramadan sebagai bagian dari komitmen organisasi dalam memperkuat nilai kepedulian sosial di tengah masyarakat.
Sementara itu, Ketua Umum LBP, Lora Fahmi AHZ, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan santunan tersebut. Ia menjelaskan bahwa LBP merupakan wadah kebersamaan bagi para alumni Pondok Pesantren Nurul Jadid, alumni Tanjung, serta para simpatisan yang memiliki semangat untuk mengabdi kepada masyarakat Kabupaten Probolinggo.
“LBP ini banyak diisi oleh teman-teman alumni Nurul Jadid dan alumni Tanjung bersama para simpatisan yang ingin ikut berkhidmat dan mengabdi kepada Kabupaten Probolinggo,” ujar Lora Fahmi.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para relawan serta para donatur yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan santunan tersebut.
“Tahun ini Alhamdulillah ada alumni dari Singapura yang ikut membantu kegiatan ini, salah satunya Ustadz Sofi. Kami tentu sangat bersyukur karena melalui kebersamaan ini kita bisa melaksanakan santunan bagi seribu anak yatim dan dhuafa,” ungkapnya.
Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan bagian dari ikhtiar bersama untuk memperluas pengabdian kepada masyarakat Kabupaten Probolinggo, khususnya bagi masyarakat yang membutuhkan.
“Ini adalah salah satu ikhtiar dari teman-teman semua untuk bisa berbuat lebih banyak lagi bagi masyarakat Kabupaten Probolinggo, terutama bagi saudara-saudara kita yang dhuafa dan juga anak-anak yatim,” tuturnya.
Lora Fahmi berharap kegiatan santunan tersebut dapat memperkuat semangat kebersamaan serta meningkatkan pengabdian LBP kepada masyarakat di berbagai bidang sosial dan kemasyarakatan.
“Kami bersyukur kepada Allah SWT karena atas pertolongan-Nya kegiatan santunan bagi seribu anak yatim dan dhuafa ini dapat terlaksana dengan baik. Semoga rasa syukur ini menjadi kekuatan bagi kami untuk terus meningkatkan khidmat dan bakti kepada masyarakat Kabupaten Probolinggo,” pungkasnya.(IN)