
KRAKSAAN - Pengurus Cabang Organisasi Domino Indonesia (ORADO) Kabupaten Probolinggo resmi menetapkan tiga tim terbaik untuk mewakili daerah dalam ajang Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) ORADO Jawa Timur 2026. Penetapan ini merupakan hasil dari proses seleksi atlet yang telah dilaksanakan pada 1 April 2026 di Alino Kafe, Kabupaten Probolinggo.
Seleksi tersebut berlangsung kompetitif dengan melibatkan puluhan peserta dari berbagai wilayah di Kabupaten Probolinggo. Antusiasme tinggi peserta menunjukkan bahwa domino mulai berkembang tidak hanya sebagai permainan rekreatif, tetapi juga sebagai cabang olahraga berbasis strategi yang memiliki potensi prestasi.
Dari hasil seleksi, sebanyak enam atlet dinyatakan lolos dan akan memperkuat kontingen Probolinggo dalam Kejurprov. Keenam atlet tersebut adalah Dimas Prayoga, Manis Paswedan, Sucipto, Abdul Chamid, Ahmad Dhani Pratama, dan Endik Eko Wanto. Mereka selanjutnya akan dibagi dalam tiga tim untuk bertanding di tingkat provinsi.
Ketua ORADO Kabupaten Probolinggo, Muchlis, menegaskan bahwa proses seleksi dilakukan secara objektif dan mengedepankan kualitas permainan. Menurutnya, para atlet terpilih merupakan representasi terbaik dari potensi domino di daerah.
“Seleksi ini menjadi langkah awal pembinaan atlet domino yang lebih terarah. Kami optimistis mereka mampu bersaing dan membawa nama baik Probolinggo di Kejurprov,” ujarnya.
Berdasarkan hasil forum Ketua Pengurus Cabang ORADO se-Jawa Timur, pelaksanaan Kejurprov ORADO Jatim 2026 akan digelar selama dua hari, yakni pada 4 hingga 5 April 2026. Pada hari pertama akan dilaksanakan technical meeting serta babak penyisihan hingga 32 besar. Sementara itu, hari kedua akan diisi dengan babak 16 besar, perempat final, semifinal, final, hingga seremoni penyerahan penghargaan.
Seluruh pertandingan akan mengacu pada regulasi resmi Law of Domino 101, yang menjadi standar baku dalam kompetisi domino tingkat provinsi.
Keikutsertaan ORADO Kabupaten Probolinggo dalam ajang ini dinilai sebagai bagian dari strategi pengembangan olahraga domino yang lebih profesional dan berkelanjutan. Selain menjadi ajang unjuk kemampuan atlet, Kejurprov juga menjadi momentum penting untuk mengangkat citra domino sebagai olahraga yang kompetitif, edukatif, dan memiliki nilai strategis dalam pengembangan kecerdasan.
Dengan komposisi tim yang telah ditetapkan, ORADO Probolinggo diharapkan mampu memberikan performa terbaik sekaligus memperkuat eksistensi domino sebagai cabang olahraga yang layak diperhitungkan di tingkat regional maupun nasional.(nisa)
Editor : Sulaiman