-->

Notification

×

Heboh Pocong Bersajam di Area Pemakaman Tajungan, Warga Mangunharjo Lakukan Pengejaran

Selasa, 26 Mei 2026 | Mei 26, 2026 WIB | Last Updated 2026-05-26T07:33:56Z
PROBOLINGGO - Warga Kelurahan Mangunharjo, Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo digegerkan dengan kemunculan sosok berpakaian pocong yang diduga sengaja menakut-nakuti warga di sekitar area pemakaman Tajungan, Selasa (26/5/2026) dini hari.

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 01.30 WIB itu menjadi perbincangan luas setelah foto, video, dan rekaman suara warga beredar di media sosial serta grup percakapan WhatsApp. Informasi yang beredar menyebutkan sosok tersebut sempat terlihat membawa senjata tajam jenis celurit sebelum melarikan diri dari kejaran warga.

Dalam rekaman suara yang beredar di media sosial, seorang warga menginformasikan bahwa warga setempat sempat melakukan pengejaran terhadap sosok yang diduga mengenakan kostum pocong tersebut hingga ke arah timur Kota Probolinggo.

“Ini warga RT 1 RW 8 Tajungan. Jadi mengejar pocong palsu bawa celurit. Dia melarikan diri, dikejar sampai ke timur arah TWSL, tetapi tidak terkejar karena pelaku lebih cepat dan akhirnya lolos. Tiga orang berboncengan, salah satunya yang memakai kostum pocong. Jadi semua warga Mangunharjo hati-hati. Itu pocong palsu,” demikian keterangan warga dalam rekaman suara yang beredar di media sosial.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, sosok berpakaian pocong itu pertama kali terlihat oleh dua warga yang sedang berada di teras rumah. Keduanya kemudian mengabadikan sosok tersebut sebelum berlari ketakutan dan memberitahukan kepada anggota keluarga serta warga sekitar.

Ketua RT setempat, Saturi, membenarkan bahwa sosok tersebut pertama kali diketahui warga di sekitar area pemakaman Tajungan.

“Sekitar jam 01.30 warga saya perempuan sama kakaknya laki-laki duduk di teras, lalu melihat ke arah barat yang merupakan jalan dan area kuburan. Saat melihat sosok pocong, mereka sempat memotretnya lalu ketakutan dan membangunkan ayahnya,” kata Saturi.

Tak lama kemudian, seorang warga lain yang hendak menuju pelabuhan juga melihat sosok tersebut. Diduga panik karena keberadaannya diketahui warga, pelaku kemudian melarikan diri ke arah utara.

Menurut Saturi, pelaku tidak beraksi seorang diri. Saat mencapai lokasi di sebelah utara area pemakaman, dua orang rekannya telah menunggu menggunakan sepeda motor.

“Setelah sampai utara, sudah ada dua temannya. Sosok pocong itu kemudian dibonceng dan kabur. Warga yang hendak ke pelabuhan sempat mengejarnya, tetapi pelaku berhasil lolos,” ujarnya.

Pengejaran warga berakhir di sekitar kawasan perempatan Taman Wisata Studi Lingkungan (TWSL) Kota Probolinggo. Kondisi jalan yang minim penerangan membuat pelaku berhasil menghilangkan jejak.

Sementara itu, Lurah Mangunharjo, Ikromi Wida Utama, mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan aparat kepolisian terkait laporan warga tersebut.

“Saya tadi konfirmasi masih ditelusuri oleh pihak intel Polresta. Nanti akan kami agendakan sisir patroli malam bersama tiga pilar dan Linmas,” ujar Ikromi.

Hingga berita ini ditulis, aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengidentifikasi pelaku dan mengungkap motif di balik aksi yang meresahkan masyarakat tersebut. Warga diimbau tetap waspada, tidak mudah terprovokasi informasi yang belum terverifikasi, serta segera melapor kepada pihak berwenang apabila menemukan aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar.
×
Berita Terbaru Update
Lapor Portal

Dukung Portal Probolinggo

QRIS Portal Probolinggo

Scan kode QRIS di atas untuk berdonasi

💸
Scan QRIS untuk Donasi

QRIS Portal Probolinggo

-->