-->

Notification

×

PC PMII Probolinggo Bongkar Janji Kosong KNPI, Muscab Tak Kunjung Digelar

Kamis, 30 April 2026 | April 30, 2026 WIB | Last Updated 2026-04-30T07:01:54Z

Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Probolinggo menuai sorotan tajam setelah dinilai abai menjalankan agenda organisasi. Hingga akhir April 2026, KNPI belum juga melaksanakan Musyawarah Cabang (Muscab), meski masa berlaku kepengurusan dalam Surat Keputusan (SK) telah melewati batas.

Kondisi ini memicu kritik keras dari kalangan organisasi kepemudaan. Ketua PC PMII Probolinggo, Dedi Bayu Angga, menilai KNPI telah menunjukkan sikap tidak bertanggung jawab terhadap mekanisme organisasi yang seharusnya dijalankan secara disiplin dan terukur.

Menurut Dedi, keterlambatan tersebut tidak dapat lagi dianggap sebagai persoalan teknis semata, melainkan mencerminkan lemahnya komitmen dan keseriusan dalam mengelola organisasi.

“Ini bukan sekadar keterlambatan, ini bentuk pengabaian terhadap aturan organisasi. KNPI tidak bisa terus bersembunyi di balik alasan yang tidak jelas,” tegasnya.

Dedi mengungkapkan, KNPI Kabupaten Probolinggo sebelumnya telah mengadakan pertemuan dengan Cipayung Probolinggo untuk segera melaksanakan Muscab pada akhir April 2026. Namun, hingga waktu yang dijanjikan berlalu, tidak ada realisasi yang terlihat.

“Janji itu disampaikan secara terbuka, tetapi hingga hari ini tidak ada pelaksanaan. Ini menunjukkan bahwa KNPI tidak menepati komitmennya sendiri,” ucapnya.

Selain itu, Dedi menilai mandeknya pelaksanaan Muscab telah mencederai prinsip dasar organisasi, terutama dalam hal regenerasi kepemimpinan dan legitimasi struktural. “Tanpa forum musyawarah, keberlanjutan organisasi dinilai kehilangan arah dan dasar yang sah,” tambahnya.

Dedi juga menegaskan bahwa KNPI sebagai wadah berhimpunnya organisasi kepemudaan, seharusnya menjadi teladan dalam menjalankan tata kelola yang transparan dan akuntabel. Namun, yang terjadi justru sebaliknya, di mana ketidakpastian agenda strategis dibiarkan berlarut-larut.

“KNPI semestinya menjadi contoh, tetapi yang terlihat justru kegagalan menjaga marwah organisasi. Ketika janji diabaikan, kepercayaan publik ikut runtuh,” katanya.

PC PMII Probolinggo mendesak agar KNPI Kabupaten Probolinggo segera mengambil langkah konkret dan bertanggung jawab, dengan menetapkan jadwal pasti pelaksanaan Muscab. Jika kondisi ini terus dibiarkan, Dedi menilai krisis legitimasi dalam tubuh KNPI akan semakin dalam.

Hingga berita ini ditulis, pihak KNPI Kabupaten Probolinggo belum memberikan keterangan resmi terkait alasan molornya pelaksanaan Muscab, termasuk kejelasan atas komitmen yang sebelumnya telah disampaikan kepada organisasi kepemudaan.

×
Berita Terbaru Update
Lapor Portal

Dukung Portal Probolinggo

QRIS Portal Probolinggo

Scan kode QRIS di atas untuk berdonasi

💸
Scan QRIS untuk Donasi

QRIS Portal Probolinggo

-->