Probolinggo - Sejumlah warga di Kabupaten Probolinggo mengeluhkan tidak mengalirnya air dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) yang telah berlangsung cukup lama. Kondisi ini terjadi di beberapa wilayah, di antaranya Desa Bulu Jaran Kidul, Klenang, Tiris, hingga Pedagangan pada Minggu (12/04/2026).
Keluhan tersebut disampaikan masyarakat karena kebutuhan air bersih sehari-hari menjadi terganggu. Warga menyebut, hingga saat ini belum ada kejelasan terkait penyebab maupun solusi dari pihak terkait.
“Sudah lama tidak mengalir. Kami sangat kesulitan untuk kebutuhan sehari-hari,” ujar salah satu warga.
Masyarakat berharap pemerintah daerah, khususnya pihak PDAM Kabupaten Probolinggo, segera mengambil langkah cepat untuk mengatasi persoalan ini. Warga juga meminta adanya perhatian langsung dari Bupati Probolinggo agar permasalahan tersebut tidak terus berlarut-larut.
Selain itu, warga mengungkapkan bahwa kantor pelayanan terkait berada di wilayah Sinto, tepatnya di sekitar kawasan barat SPBU Dringu. Mereka berharap lokasi tersebut dapat segera dioptimalkan untuk penanganan keluhan masyarakat.
Jika tidak segera ditangani, warga mengaku akan menyuarakan persoalan ini lebih luas agar mendapat perhatian serius dari pihak berwenang.
Kelangkaan air bersih ini dinilai telah berdampak pada aktivitas harian masyarakat di sejumlah wilayah terdampak, sehingga penanganan cepat dan tepat sangat diharapkan.